TREN.BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri pekan perdagangan periode 20 hingga 24 Juli 2026 dalam teritori positif. Meskipun pasar saham domestik menunjukkan dinamika yang cukup bergejolak sepanjang sepekan, indeks mampu bertahan dan mencatatkan penguatan tipis.

Secara kumulatif, IHSG membukukan kenaikan sebesar 20,89 poin atau 0,34%. Angka ini menunjukkan stabilitas indeks di tengah fluktuasi yang terjadi.

Sebagai gambaran, pada penutupan perdagangan Jumat, 24 Juli 2026, IHSG berada di level 6.196,43. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan penutupan pekan sebelumnya yang tercatat di angka 6.175,53.

Keberhasilan IHSG dalam mempertahankan penguatan turut berdampak positif pada nilai kapitalisasi pasar bursa. Hal ini tercatat dalam statistik resmi PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Kapitalisasi pasar BEI mengalami peningkatan sebesar 1,13% menjadi Rp10.870 triliun dari pekan sebelumnya yang sebesar Rp10.749 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad.

Namun, pergerakan pasar saham domestik diwarnai oleh aktivitas investor asing yang cenderung melakukan penjualan. Akumulasi jual investor asing pada hari Jumat, 24 Juli 2026, tercatat sebesar Rp1,36 triliun.

Jumlah tersebut menambah catatan net foreign sell mingguan yang mencapai Rp3,37 triliun selama sepekan. Angka ini berbanding terbalik dengan posisi pekan sebelumnya, di mana investor asing mencatatkan aksi beli bersih senilai Rp442 miliar.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, pergerakan pasar saham domestik berlangsung cukup volatil; indeks sempat bergerak menguat dan memulihkan posisi, namun tertekan kembali hingga melemah menjelang akhir pekan.

"Meski demikian, IHSG secara kumulatif masih mampu bertahan dan menguat tipis sebesar 20,89 poin atau 0,34%," demikian rangkuman pergerakan indeks sepekan.