TREN.BISNISMARKET.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja positif industri perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, pinjaman daring, dan pegadaian pada paruh pertama tahun 2026. Sektor-sektor ini menunjukkan geliat yang signifikan di tengah kondisi ekonomi yang terus bergerak.
Secara rinci, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman, memaparkan data perkembangan terkini. Industri ini secara umum mencatatkan kerja positif selama periode tersebut.
"Perkembangan industri perusahaan pembiayaan, perusahaan modal ventura, Lembaga keuangan mikro (LKM), Pinjaman Daring dan Pegadaian yang secara umum pada paruh pertama 2026 mencatatkan kerja positif," ujar Agusman.
Sektor multifinance mencatat pertumbuhan pembiayaan sebesar 1,7%, dengan total penyaluran mencapai Rp 513 triliun. OJK menargetkan pertumbuhan sektor ini dapat mendekati 6% pada akhir tahun 2026.
Sementara itu, modal ventura mengalami pertumbuhan sebesar 0,09% secara tahunan (yoy), mencapai nilai Rp 16 triliun. Pertumbuhan ini sejalan dengan semakin selektifnya penyaluran investasi modal ventura dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
"Dari modal ventura tumbuh 0,09% (yoy) senilai Rp 16 Triliun sejalan dengan semakin selektifnya penyaluran investasi modal ventura hadapi ketidakpastian," jelas Agusman.
Di sisi Lembaga Keuangan Mikro (LKM), OJK mencatat pertumbuhan sebesar 7%, dengan total penyaluran mencapai Rp 6,4 triliun. Dana ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan dan memberikan pendampingan bagi usaha kecil di Indonesia.
"Dari sisi LKM, OJK mencatatkan pertumbuhan 7% senilai Rp 6,4 Triliun yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan dan pendampingan usaha kecil," kata beliau.
Sektor pinjaman daring (fintech lending) menunjukkan lonjakan pertumbuhan yang paling signifikan, mencapai 25,6% (yoy). Total penyaluran pinjaman daring tercatat sebesar Rp 103 triliun, mengindikasikan tingginya permintaan pembiayaan dari masyarakat melalui platform digital.