TREN.BISNISMARKET.COM - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat adanya peningkatan signifikan pada volume lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menjelang libur panjang keagamaan. Data ini menunjukkan tren mobilitas masyarakat yang tinggi pada hari sebelum libur resmi dimulai.
Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 13 Mei 2026, yang merupakan H-1 libur panjang peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus. Total kendaraan yang tercatat keluar dari Jabotabek mencapai angka 170.573 unit dari empat gerbang tol utama yang dipantau.
Angka kumulatif tersebut menunjukkan kenaikan substansial sebesar 25,12 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal harian. Lalu lintas normal pada umumnya hanya mencatat sekitar 136.326 kendaraan yang keluar dari kawasan metropolitan tersebut.
Pemantauan dilakukan pada empat gerbang tol strategis, yaitu GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi. Data ini menjadi indikator utama pergerakan pemudik dan wisatawan keluar dari Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, memberikan konfirmasi mengenai lonjakan volume kendaraan tersebut. Hal ini mengindikasikan tingginya antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan momentum libur panjang.
"Secara keseluruhan, total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek di H-1 meningkat 25,12% dibandingkan dengan lalin normal sebanyak 136.326 kendaraan," ujar Rivan A. Purwantono dalam keterangan resminya.
Distribusi arus kendaraan menunjukkan mayoritas pemudik mengarah ke Timur, yakni menuju jalur Trans Jawa dan Bandung. Sebanyak 76.477 kendaraan atau sekitar 44,8 persen dari total memilih rute tersebut.
Sementara itu, lalu lintas menuju arah Barat menuju Merak tercatat sebanyak 52.298 kendaraan. Untuk arah Selatan menuju kawasan Puncak, tercatat sebanyak 41.798 kendaraan yang keluar dari Jabotabek.
Rivan A. Purwantono merinci lebih lanjut mengenai peningkatan di jalur utama menuju Jawa bagian timur. "Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 38.676 kendaraan, meningkat sebesar 42,92% dari lalin normal," jelas Rivan A. Purwantono.