TREN.BISNISMARKET.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan fasilitas produksi baterai kendaraan listrik yang dibangun oleh Contemporary Amperex Technology Co Ltd (CATL).
Penyampaian laporan ini dilakukan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas di Istana Kepresidenan pada hari Selasa, 28 Juli 2026.
Dalam pernyataannya kepada wartawan, Bahlil menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas beberapa agenda penting, termasuk mengenai kelistrikan desa, penataan sektor pertambangan, serta persiapan peresmian pabrik CATL.
"Hari ini saya rapat sama Bapak Presiden untuk membahas beberapa hal terkait dengan listrik desa, kemudian terkait dengan penataan tambang, dan yang terakhir itu adalah persiapan peresmian pabrik CATL untuk ekosistem baterai mobil yang dilakukan groundbreaking pada tahun 2025," kata Bahlil.
Pembangunan pabrik CATL yang dimulai sejak tahun 2025 ini dilaporkan telah sepenuhnya selesai. Fasilitas manufaktur ini kini siap untuk memasuki tahap produksi komersial.
Penyelesaian pabrik ini merupakan langkah strategis untuk mendukung pasokan dalam ekosistem kendaraan listrik yang sedang berkembang pesat di Indonesia.
"Sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi," ujar Bahlil.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pabrik ini merupakan bagian integral dari implementasi program hilirisasi sumber daya nikel di Tanah Air.
"Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada nikel," ujar Bahlil.