TREN.BISNISMARKET.COM - PT Summarecon Agung Tbk menutup rangkaian kegiatan sosial dalam rangka perayaan hari ulang tahun perusahaan yang ke-50. Penutupan rangkaian ini dilaksanakan melalui program operasi katarak gratis yang diadakan di Kota Bandung.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan pelaksanaan yang ketiga dan sekaligus menjadi penutup rangkaian acara tersebut. Sebelumnya, program serupa telah sukses dilaksanakan di wilayah Tangerang dan Bogor sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Pelaksanaan operasi katarak gratis di Bandung ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 30 Mei 2026. Lokasi spesifik untuk kegiatan medis ini adalah di Rumah Sakit Murni Teguh Naripan Bandung.

Program ini merupakan hasil sinergi kuat antara beberapa pihak yang memiliki komitmen terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Keterlibatan ini menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang efektif dalam menyelenggarakan kegiatan filantropi.

Pihak yang terlibat dalam kolaborasi ini meliputi Summarecon Bandung, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Selain fokus pada tindakan operasi pengangkatan katarak, para peserta juga mendapatkan perhatian khusus pada fase pemulihan. Hal ini menunjukkan komitmen penyelenggara terhadap hasil jangka panjang bagi pasien.

Peserta yang telah menjalani operasi akan memperoleh pendampingan pascaoperasi yang komprehensif. Pendampingan ini mencakup pemberian obat-obatan yang dibutuhkan serta sesi observasi lanjutan.

Tujuan utama dari pemberian pendampingan pascaoperasi tersebut adalah untuk memastikan bahwa proses pemulihan penglihatan berjalan dengan optimal. Hal ini penting untuk mengembalikan kualitas hidup para penerima manfaat.

Dikutip dari PropertiTerkini.com, kegiatan sosial ini merupakan bagian integral dari rangkaian perayaan HUT ke-50 perusahaan properti tersebut. Program ini menegaskan fokus Summarecon pada kontribusi positif bagi lingkungan sekitar operasional mereka.