TREN.BISNISMARKET.COM - Perdagangan pada hari Jumat, 29 Mei 2026, ditandai dengan tekanan berat yang dialami oleh nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing utama, baik dari regional maupun global. Kondisi ini menyebabkan pelemahan yang cukup signifikan bagi mata uang Garuda sepanjang hari perdagangan tersebut.

Secara mengejutkan, Dolar Singapura (SGD) berhasil menunjukkan kekuatannya dengan menembus level psikologis baru yang penting bagi pasar domestik. Level tersebut adalah Rp14.000 untuk setiap satu Dolar Singapura yang beredar.

Dilansir dari Suara, mata uang Garuda sempat menunjukkan upaya untuk mengurangi koreksi setelah mengalami pelemahan yang sangat tajam pada sesi perdagangan pagi hari itu. Upaya pemulihan ini terlihat meskipun tekanan masih cukup besar.

Data dari platform Tradingview menunjukkan bahwa pada pukul 10.10 WIB, pergerakan Rupiah sedikit membaik, berada di posisi Rp13.982 per SGD. Pergerakan ini menandakan volatilitas yang tinggi dalam pasar valuta asing hari itu.

Proyeksi pergerakan Dolar Singapura sepanjang hari perdagangan Jumat diprediksi akan berada dalam rentang nilai tukar antara Rp13.932 hingga mencapai puncaknya di level Rp14.001. Kisaran ini mencerminkan sentimen pasar yang cenderung menguatkan SGD.

Jika melihat kinerja sejak awal tahun 2026, mata uang Singapura ini tercatat telah membukukan penguatan sebesar 7,34 persen terhadap Rupiah. Angka ini menunjukkan tren penguatan yang konsisten sepanjang tahun berjalan hingga tanggal tersebut.

Tekanan terhadap Rupiah tidak hanya datang dari kawasan regional melalui SGD, tetapi juga dari sisi global dengan melemahnya mata uang Garuda terhadap Dolar Amerika Serikat (USD). Rupiah tercatat melemah hingga mencapai posisi Rp17.864 per USD.

Data yang dicatat oleh Bloomberg menunjukkan bahwa Greenback berhasil menguat sebesar 0,11 persen pada pukul 09.55 WIB. Penguatan ini terjadi meskipun pada pembukaan pasar pagi, Rupiah sempat menunjukkan performa yang lebih baik.

Saat pembukaan pasar pagi hari itu, Rupiah sempat menekan Dolar AS hingga mencapai posisi Rp17.836,5. Posisi pembukaan ini sebenarnya lebih kuat dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya, Kamis 28 Mei 2026, yaitu di level Rp17.845.