TREN.BISNISMARKET.COM - Pergerakan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Indonesia pada Minggu, 28 Juni 2026, menunjukkan tren penurunan yang signifikan, khususnya pada komoditas hortikultura. Tren ini terlihat jelas pada harga cabai dan bawang merah yang mengalami koreksi harga cukup dalam dibandingkan hari sebelumnya.

Sebaliknya, komoditas penting seperti beras menunjukkan stabilitas harga yang relatif terjaga, sementara harga minyak goreng cenderung tidak menunjukkan pergerakan yang drastis. Data ini dihimpun dari pemantauan yang dilakukan oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada hari tersebut.

Dilansir dari Bisnis.com, data PIHPS Bank Indonesia pada Minggu (28/6/2026) mengindikasikan bahwa harga beras secara umum bergerak stabil. Meskipun demikian, terdapat fluktuasi minor pada beberapa jenis kualitas beras yang tercatat mengalami perubahan tipis.

Tercatat bahwa harga beras kualitas bawah I mengalami sedikit penurunan sebesar 0,34%, menyentuh angka Rp14.600 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah II justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,69%, mencapai harga jual Rp14.600 per kilogram.

Untuk segmen beras kualitas menengah, harga dilaporkan tetap bertahan pada posisi stabil. Beras kualitas medium I masih berada di kisaran Rp16.300 per kilogram, dan medium II juga tidak berubah di angka Rp16.100 per kilogram.

Sementara itu, pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah ukuran sedang mengalami koreksi penurunan yang cukup signifikan, menyusut 4,94% hingga mencapai Rp50.950 per kilogram. Namun, tren berbeda terlihat pada bawang putih ukuran sedang yang justru mengalami kenaikan harga tipis sebesar 0,93% menjadi Rp43.600 per kilogram.

Kelompok cabai menjadi sorotan utama karena mengalami penurunan harga di seluruh jenis komoditas. "Harga cabai mulai turun di seluruh jenis," sebagaimana tercatat dalam analisis pergerakan harga komoditas.

Secara spesifik, cabai merah besar turun 7,65% menjadi Rp53.100 per kilogram, diikuti cabai merah keriting yang melemah 3,86% menjadi Rp53.500 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada cabai rawit hijau sebesar 5,38% dan cabai rawit merah yang turun paling dalam, yaitu 8,58% menjadi Rp69.750 per kilogram.

Pada sektor minyak goreng, pergerakan harga menunjukkan ketenangan, dengan minyak goreng curah turun tipis 0,24% menjadi Rp20.550 per liter. Komoditas minyak goreng kemasan bermerek I dan II bertahan stabil di harga masing-masing Rp24.200 per liter dan Rp23.350 per liter.