- TREN.BISNISMARKET.COM - Facebook dan Instagram, dua platform media sosial raksasa milik Meta, dilaporkan mengalami gangguan massal yang berdampak global pada Minggu sore, 19 Juli 2026. Insiden ini menyebabkan miliaran pengguna di seluruh dunia kesulitan mengakses akun dan fitur-fitur di kedua platform tersebut.
Gangguan teknis ini memicu lonjakan laporan di situs pemantau Downdetector. Hingga Minggu malam, tercatat sebanyak 4.211 laporan keluhan terkait Instagram dan 4.644 laporan untuk Facebook, menunjukkan skala masalah yang signifikan.
Pengguna melaporkan berbagai macam kendala saat mencoba mengakses kedua platform. Keluhan umum meliputi ketidakmampuan untuk masuk (login), akun yang tiba-tiba tidak dapat diakses, hingga konten yang gagal dimuat atau menampilkan layar kosong.
Di Facebook, sebagian pengguna menerima notifikasi bahwa akun mereka sementara tidak tersedia akibat kesalahan sistem situs. Sementara itu, pada Instagram, gangguan dilaporkan memengaruhi fungsi krusial seperti tampilan feed, pemutaran reels, dan kemampuan untuk memuat postingan baru.
Beberapa pengguna bahkan hanya melihat layar putih kosong tanpa adanya pesan kesalahan yang spesifik. Hal ini menimbulkan kebingungan dan frustrasi di kalangan pengguna yang bergantung pada platform tersebut untuk komunikasi dan informasi.
Selain itu, ada pula laporan bahwa aplikasi masih dapat dibuka namun hanya menampilkan konten lama yang sudah tersimpan sebelumnya. Fenomena ini mengindikasikan kegagalan aplikasi dalam mengambil data terbaru dari server Meta, meskipun koneksi internet pengguna dilaporkan stabil.
Upaya pengguna untuk mengatasi masalah, seperti berganti jaringan Wi-Fi atau seluler, serta me-restart perangkat, ternyata tidak memberikan solusi. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa sumber masalah berasal dari sistem pusat Meta.
Mengingat gangguan terjadi secara bersamaan di Facebook dan Instagram, banyak pihak menduga bahwa akar permasalahan berasal dari sistem bersama yang dikelola oleh Meta. Hal ini menunjukkan adanya potensi masalah teknis yang meluas di infrastruktur perusahaan.
Setelah berlangsung kurang lebih lima jam sejak laporan pertama diterima, akses ke Facebook dan Instagram mulai berangsur pulih. Meskipun demikian, pantauan Downdetector masih mencatat beberapa laporan gangguan yang terus masuk hingga artikel ini diturunkan.