TREN.BISNISMARKET.COM - Kekhawatiran muncul di kalangan penggemar otomotif mengenai masa depan merek Alpina setelah BMW Group memutuskan untuk menganeksasi merek tersebut sepenuhnya. Hal ini dipicu oleh strategi BMW yang mulai menyematkan emblem M pada hampir semua lini model, sehingga menimbulkan keraguan tentang bagaimana BMW akan mempertahankan citra eksklusif Alpina.
Untuk meredam keraguan tersebut, BMW Group kini menyiapkan konsep all-new Vision BMW Alpina, yang berfungsi sebagai studi desain tunggal (one-off) untuk memetakan arah masa depan Alpina di bawah naungan BMW Group. Konsep ini diproyeksikan akan ditampilkan perdana pada ajang bergengsi Concorso d’Eleganza Villa d’Este 2026.
Pihak BMW menegaskan bahwa mobil konsep ini dirancang untuk memperkuat tiga pilar utama yang selalu mendefinisikan karakter Alpina selama puluhan tahun, yaitu kombinasi antara kecepatan, kenyamanan, dan keanggunan. Hal ini membedakannya dari Divisi M yang fokus pada performa radikal dan ketajaman manuver.
Secara visual, Vision BMW Alpina menampilkan garis atap bergaya coupe yang membentang di atas kabin empat penumpang yang mengakomodasi kenyamanan. Postur rendah dan kap mesin yang panjang memberikan kesan grand tourer klasik, menjauhi desain utilitarian yang kini mendominasi segmen crossover modern.
Fasia depan mobil konsep ini menampilkan desain twin-kidney grille tertutup dengan gaya shark nose yang baru, mengisyaratkan kemungkinan penggunaan powertrain listrik, namun Alpina justru menempatkan mesin konvensional V8 di balik kap tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan BMW dalam memanfaatkan warisan merek Alpina.
Jika konsep ini benar-benar masuk jalur produksi, jantung pacu V8 tersebut diprediksi merupakan modifikasi mendalam dari unit 4.4 liter twin-turbocharged yang saat ini digunakan pada model BMW M5 terbaru. Hal ini menggarisbawahi komitmen pada performa tinggi yang tetap mewah.
Para desainer BMW mendeskripsikan bahasa desain mobil ini sebagai "kedewasaan yang halus," di mana estetika tidak dibuat agresif untuk menarik perhatian. Desainnya justru bertujuan membangkitkan memori model Alpina terdahulu serta elemen legendaris dari BMW 507.
"Alpina selalu mewakili ide yang sangat spesifik tentang performa dan penyempurnaan, di mana kecepatan dan kenyamanan adalah ambisi yang saling melengkapi," jelas Adrian van Hooydonk, Kepala Desain BMW Group, dikutip dari Carscoops.com, Senin (18/5/2026).
Ia melanjutkan, "Peran kami sebagai pengelola baru merek ini adalah untuk melestarikan kekhasan ini dan membentuknya untuk konteks kontemporer," ujar Adrian van Hooydonk.