TREN.BISNISMARKET.COM - PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) dalam waktu dekat berencana untuk melakukan penerbitan obligasi berkelanjutan. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.
Rencana aksi korporasi ini mencakup penerbitan obligasi berkelanjutan tahap pertama yang memiliki nilai nominal maksimal mencapai Rp 2 triliun. Dana yang akan dihimpun melalui instrumen pasar modal ini diarahkan secara spesifik untuk mendukung ekspansi penyaluran kredit.
Keputusan untuk menerbitkan obligasi ini merupakan respons terhadap kebutuhan likuiditas yang meningkat seiring dengan proyeksi pertumbuhan kredit bank di tahun berjalan. Ekspansi kredit menjadi fokus utama guna meningkatkan kinerja intermediasi keuangan perseroan.
Dalam rangka memastikan kepercayaan investor dan menunjukkan kesehatan fundamental perusahaan, obligasi yang akan diterbitkan ini telah mendapatkan peringkat tertinggi dari lembaga pemeringkat. Peringkat ini menjadi indikator utama bagi calon investor mengenai risiko investasi.
Pefindo, sebagai salah satu lembaga pemeringkat kredibilitas di Indonesia, telah memberikan apresiasi tinggi terhadap rencana penerbitan obligasi Maybank Indonesia. Lembaga tersebut menyematkan peringkat tertinggi untuk instrumen utang ini.
"Obligasi berkelanjutan Maybank Indonesia ini telah mendapatkan peringkat idAAA dari Pefindo," ujar perwakilan perusahaan, menegaskan tingkat kepercayaan atas kemampuan bayar perseroan. Peringkat idAAA menandakan bahwa risiko gagal bayar dianggap sangat rendah.
Dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan secara esensial untuk mendanai pertumbuhan portofolio kredit yang telah diproyeksikan oleh manajemen. Hal ini sejalan dengan strategi bisnis Maybank Indonesia dalam meningkatkan pangsa pasar kredit.
Dikutip dari informasi yang beredar, penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari program obligasi berkelanjutan yang memiliki plafon total lebih besar. Tahap pertama ini menjadi langkah awal dalam merealisasikan kebutuhan pendanaan jangka menengah.
Penerbitan obligasi berkelanjutan ini merupakan mekanisme pendanaan yang efisien dan terstruktur bagi Maybank Indonesia. Hal ini memberikan kepastian sumber pendanaan untuk rencana ekspansi kredit yang sudah matang.