TREN.BISNISMARKET.COM - Lembaga keuangan di Indonesia semakin mengintensifkan pemanfaatan data dalam berbagai operasional bisnis mereka. Hal ini menjadi krusial dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran dan efisien.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, CLIK (nama lembaga/perusahaan yang memperkenalkan) kini memperkenalkan sebuah inovasi terbaru. Inovasi ini dikenal dengan nama Propensity Score.
Propensity Score merupakan sebuah alat analisis canggih. Alat ini dirancang khusus untuk memprediksi kemungkinan seseorang mengajukan kredit tanpa agunan.
Dasar dari prediksi ini adalah analisis mendalam terhadap riwayat dan pola perilaku kredit individu. Data tersebut diperoleh dari biro kredit yang terpercaya.
Teknologi ini memungkinkan lembaga keuangan untuk mengidentifikasi calon debitur yang berpotensi besar mengajukan kredit tanpa agunan. Dengan demikian, mereka dapat menyusun strategi penawaran yang lebih relevan.
"CLIK Propensity Score memprediksi kemungkinan seseorang mengambil kredit tanpa agunan berdasarkan perilaku kredit di biro kredit," demikian penjelasan singkat mengenai fungsi utama inovasi ini.
Penggunaan Propensity Score diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses persetujuan kredit. Selain itu, ini juga berpotensi menekan risiko kredit macet bagi lembaga keuangan.
Analisis perilaku kredit sebelumnya dilakukan dengan metode yang mungkin kurang presisi. Kini, dengan adanya Propensity Score, prediksi menjadi lebih akurat dan berbasis data kuantitatif.
Inovasi ini menjadi bukti komitmen CLIK dalam mendukung transformasi digital di sektor keuangan. Terutama dalam hal pemanfaatan teknologi data untuk pengambilan keputusan yang lebih cerdas.