TREN.BISNISMARKET.COM - PT Astra International Tbk (ASII) telah mengumumkan rencana korporasi yang signifikan terkait struktur permodalan mereka. Perusahaan berencana untuk melaksanakan program pembelian kembali atau buyback saham perseroan.
Nilai maksimal yang disiapkan oleh Astra untuk melaksanakan aksi korporasi ini telah ditetapkan mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp8 triliun. Rencana ini menunjukkan komitmen manajemen terhadap pengelolaan struktur permodalan perusahaan.
Mengenai kuantitas saham yang akan dibeli kembali, terdapat batasan yang jelas dalam rencana tersebut. Jumlah saham yang akan diakuisisi kembali tidak diperbolehkan melebihi 10% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Selain menetapkan batas atas pembelian, manajemen juga memastikan bahwa aspek likuiditas saham di pasar akan tetap terjaga dengan baik. Perseroan meyakini bahwa porsi saham free float setelah aksi buyback akan dipertahankan minimal pada angka 15% dari modal ditempatkan dan disetor.
Keputusan strategis ini belum final dan memerlukan persetujuan dari para pemegang saham. Rencana buyback saham ini akan dibawa untuk memperoleh persetujuan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Jadwal pelaksanaan RUPSLB yang telah ditetapkan untuk membahas persetujuan ini adalah pada tanggal 17 Juli 2026. Keputusan yang diambil dalam RUPSLB tersebut akan menjadi landasan hukum pelaksanaan buyback.
Apabila rencana ini disetujui, periode pelaksanaan buyback diperkirakan akan membentang cukup panjang. Periode tersebut dijadwalkan berlangsung mulai dari 20 Juli 2026 hingga penutupannya pada 16 Juli 2027.
Setelah masa pelaksanaan berakhir, saham hasil pembelian kembali akan dikelola secara hati-hati oleh perusahaan. Saham tersebut akan disimpan sebagai saham treasuri dan selanjutnya dapat dialihkan sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Kabar mengenai rencana besar ini muncul di tengah pergerakan harga saham perusahaan di lantai bursa. Saham ASII tercatat berada di level Rp4.700 per saham pada hari Kamis, tanggal 11 Juni 2026.