TREN.BISNISMARKET.COM - LippoLand secara resmi memperkenalkan produk hunian terbarunya, yakni IMA6I Collection, bertempat di kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis pada hari Senin, 18 Mei 2026. Peluncuran ini merupakan respons langsung terhadap peningkatan signifikan permintaan properti di koridor timur Jakarta.
Langkah strategis ini diambil oleh pengembang menyusul tingginya minat masyarakat dan para investor terhadap sektor properti yang berlokasi di wilayah Bekasi dan Cikarang. Data menunjukkan bahwa sektor properti di area tersebut menunjukkan performa yang sangat positif sepanjang kuartal sebelumnya.
Dilansir dari Investor Daily, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) berhasil mencatatkan pra-penjualan mencapai Rp491 miliar pada kuartal I-2026. Angka ini merefleksikan kenaikan yang substansial, mencapai 52 persen secara perbandingan tahunan.
Pertumbuhan permintaan ini didorong oleh ekspansi berkelanjutan dari zona-zona industri yang kini semakin masif. Selain itu, pembangunan infrastruktur secara besar-besaran di wilayah tersebut turut memperkuat kebutuhan akan ketersediaan tempat tinggal yang memadai.
CEO LippoLand, David Iman Santosa, menyatakan bahwa permintaan hunian di koridor timur Jakarta memperlihatkan peningkatan yang stabil dan berkelanjutan. Oleh karena itu, ini dianggap sebagai momentum yang sangat strategis untuk memperkenalkan produk baru.
"Melalui IMA6I Collection, kami menghadirkan hunian berkualitas dengan nilai investasi yang solid," ujar David Iman Santosa saat memberikan keterangan pers mengenai peluncuran tersebut.
Produk properti terbaru ini dipasarkan melalui tiga klaster utama yang berada di Lippo Cikarang Cosmopolis, yaitu klaster NEO, COSMO, dan THE PATIO. Konsumen diberikan pilihan hingga enam tipe rumah yang dirancang agar lebih adaptif terhadap kebutuhan keluarga modern.
Rentang harga hunian yang ditawarkan sangat bervariasi, dimulai dari tipe termurah Bronze Beverly yang dibanderol seharga Rp303 juta. Sementara itu, tipe tertinggi GoldTops Beverly dipasarkan dengan harga mencapai Rp921 juta melalui program penawaran awal atau Early Bird.
David Iman Santosa juga menegaskan optimisme perusahaan terhadap prospek investasi di kawasan tersebut di masa mendatang. "Kami optimistis kawasan Bekasi dan Cikarang masih memiliki prospek investasi yang sangat menarik, terutama dengan dukungan ekosistem kota mandiri yang sudah matang," tambah David Iman Santosa.