TREN.BISNISMARKET.COM - PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada akhir tahun 2025. Perusahaan membukukan total pendapatan sebesar US$164,87 juta selama periode tersebut.

Pencapaian pendapatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Pendapatan tahun 2025 tersebut tumbuh sebesar 17,3% dari perolehan tahun 2024 yang tercatat senilai US$140,37 juta.

Selain pendapatan, emiten dengan kode saham MBAP ini juga melaporkan keberhasilan dalam meraih laba bersih. Kinerja laba bersih perusahaan sepanjang tahun 2025 berhasil mencapai angka US$1,37 juta.

Performa keuangan yang membaik ini didukung oleh strategi diversifikasi bisnis jangka panjang yang giat dieksplorasi oleh perusahaan. Langkah ini diambil untuk memperkuat fundamental bisnis di luar komoditas utama mereka.

Sepanjang tahun 2025, Mitrabara Adiperdana memperkuat portofolio bisnis melalui pengembangan di sektor agroindustri, infrastruktur, serta energi terbarukan. Diversifikasi ini bertujuan membangun ketahanan usaha dan mencari peluang pertumbuhan baru.

Menyambut tahun 2026, perusahaan menunjukkan optimisme terukur dengan fokus pada efisiensi operasional dan sinergi antar lini bisnis. Strategi utama juga mencakup maksimalisasi performa anak usaha dan perluasan sektor non-batu bara.

Manajemen juga menyoroti potensi besar dari tren transisi energi, proyek energi surya, dan meningkatnya kebutuhan akan implementasi bisnis yang berkelanjutan. Hal ini menjadi arah investasi korporasi ke depan.

"Capex 2026 ini rencana dan investasi perseroan ada di sekitar US$ 105 juta. Itu diperkirakan sekitar 97% untuk investasi dan pengembangan anak usaha perseroan sesuai dengan rencana kontinuitas dan jangka panjang," ujar Yulius Leonardo, Direktur Utama Mitrabara Adiperdana, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Direktur Utama, investasi besar ini selaras dengan peta jalan korporasi untuk memperkuat lini bisnis anak usaha yang sudah ada sekaligus membidik peluang baru. "Pihaknya berharap strategi ekspansi ini mampu mendatangkan imbal hasil positif bagi para pemangku kepentingan," tambah Yulius Leonardo.