TREN.BISNISMARKET.COM - Karya modifikasi sepeda motor dua tak legendaris Honda NSR250 MC28 berhasil ditampilkan oleh builder Riswan Rusdiansyah dalam ajang The Elite Showcase yang diselenggarakan di ICE BSD City. Acara ini menjadi panggung bagi restorasi premium yang berupaya mempertahankan siluet Grand Prix era 1990-an namun dengan peningkatan kualitas modern.
Proyek modifikasi yang dikerjakan Rusdiansyah ini menampilkan detail yang sangat agresif namun tetap mempertahankan kesan bersih pada keseluruhan bodi motor tersebut. Unit langka ini mendapatkan sentuhan signifikan melalui pelapisan seluruh bodi dengan material dry carbon aftermarket yang dipasok oleh Tyga Performance.
Setelah dilapisi serat karbon, bodi motor tersebut kemudian dipoles dengan sentuhan cat rapi oleh Square Project. Pilihan livery yang diaplikasikan adalah motif HRC retro-modern, memberikan nuansa warisan balap yang mewah pada motor tersebut.
Motor sport dua tak asal Jepang ini semakin sulit ditemukan populasinya di pasar Indonesia, menjadikannya sebuah benchmark penting bagi para kolektor dan penggemar motor berperforma tinggi. Riswan Rusdiansyah mengungkapkan apresiasinya saat dipercaya untuk mengerjakan unit istimewa ini.
"Istimewanya dari motor ini, motor ini sudah jarang ada. Motor ini juga jadi salah satu benchmark dari motor 2 tak. Jadi gue dipercayakan untuk membangun, si NSR250 ini," kata Riswan Rusdiansyah, Chief Operating Officer (COO) The Elite.
Keputusan untuk melapisi material karbon dengan cat dipilih dengan tujuan utama memberikan kesan elegan yang berbeda dari biasanya. Riswan menjelaskan bahwa umumnya material karbon diekspos secara penuh, namun kali ini hanya menyisakan beberapa bagian tertentu yang dibiarkan terekspos.
"Dari unitnya saja sudah spesial, dan ini dibalut dengan spesial yang luar biasa. Kenapa? Biasanya orang kalau sudah karbon pasti diekspos, tapi sama beliau dicat. Disisakan hanya beberpaa bagian yang diekspos," ujar Riswan Rusdiansyah.
Pemilik kendaraan secara langsung memilih corak warna eksterior ini, dibantu oleh tim dari Garasi 64 untuk mewujudkan visinya. Salah satu penekanan visual yang kuat adalah logo sayap Honda berukuran besar yang kini menghiasi fairing samping motor.
"Dan livery-nya beliau sendiri yang pilih, dan dibantu tim dari Garasi 64," kata Riswan Rusdiansyah.