TREN.BISNISMARKET.COM - Bagi masyarakat yang berminat mengembangkan usaha di sektor ritel, peluang menjadi mitra waralaba Alfamart kini terbuka dengan berbagai skema kemitraan. Calon investor perlu mempersiapkan investasi awal yang berkisar antara Rp300 juta hingga mencapai sekitar Rp800 juta, bergantung pada model kerja sama yang dipilih.
Informasi mengenai investasi ini disampaikan berdasarkan data yang tersedia di situs resmi perusahaan, yang dicermati di Jakarta pada Sabtu (4/7/2026). Selain modal utama, calon mitra juga diwajibkan memperhitungkan komponen biaya lain seperti royalti dan biaya operasional lainnya.
Alfamart menyediakan tiga opsi utama bagi pihak yang tertarik bermitra, yakni membuka gerai baru, melakukan konversi toko yang sudah ada, atau mengambil alih (take over) gerai yang sedang beroperasi. Setiap skema ini menawarkan struktur biaya dan proses yang berbeda.
Skema pertama adalah waralaba gerai baru, di mana mitra mengusulkan lokasi potensial untuk pembangunan gerai Alfamart dari nol. Prosesnya melibatkan tahapan mulai dari presentasi awal, evaluasi lokasi, hingga penandatanganan perjanjian kerja sama dan pembukaan toko.
Untuk skema gerai baru, Alfamart menyediakan opsi tipe rak yang disesuaikan dengan luas bangunan dan besaran modal yang disiapkan mitra. Tipe gerai 9 rak (30 m²) membutuhkan modal Rp300 juta, sementara tipe 45 rak (100 m²) memerlukan investasi hingga Rp500 juta.
"Modal tersebut sudah mencakup franchise fee sebesar Rp45 juta untuk lima tahun, instalasi listrik, peralatan gerai termasuk AC, sistem kasir, izin, hingga biaya promosi pembukaan toko," sebut sumber resmi perusahaan. Perlu dicatat bahwa estimasi investasi ini belum termasuk biaya akuisisi properti dan dapat berubah sewaktu-waktu.
Opsi kedua adalah konversi, ditujukan bagi pemilik minimarket lokal atau toko kelontong yang ingin meningkatkan skala bisnisnya menjadi Alfamart. Keuntungan dari skema ini adalah pengakuan stok barang dagangan toko awal dan pengurangan biaya investasi jika rak yang ada memenuhi standar perusahaan.
Skema ketiga adalah take over, di mana mitra membeli gerai Alfamart yang sudah beroperasi dengan harga paket yang sudah ditetapkan, yang mana modalnya dapat mencapai Rp800 juta. "Modal untuk franchise take over mulai dari Rp800 juta," ungkap informasi tersebut.
Biaya take over ini sudah mengintegrasikan franchise fee lima tahun, sewa lokasi lima tahun, peralatan, sistem ritel, dan goodwill yang melekat pada gerai yang diambil alih tersebut. Selain investasi awal, mitra juga akan dikenakan biaya royalti yang bersifat progresif berdasarkan persentase penjualan bersih bulanan.