TREN.BISNISMARKET.COM - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai WOM Finance, menunjukkan capaian signifikan pada lini bisnis pembiayaan aset mulia. Hingga bulan Maret 2026, nilai pembiayaan yang disalurkan melalui produk MASKu telah melampaui angka Rp6 miliar.
Pencapaian ini merefleksikan tren peningkatan minat masyarakat Indonesia terhadap logam mulia sebagai salah satu instrumen investasi yang dianggap aman di tengah dinamika ekonomi. Data positif ini disampaikan oleh perusahaan sebagai bagian dari perkembangan kinerja terbaru mereka.
Kinerja positif dari lini bisnis pembiayaan emas ini dilansir dari informasi keuangan perusahaan yang dirilis pada Selasa, 26 Mei 2026. WOM Finance terus berupaya memfokuskan pengembangan portofolio dengan strategi diversifikasi produk yang terencana.
Direktur WOM Finance yang juga menjabat sebagai Corporate Secretary, Cincin Lisa Hadi, menyoroti pentingnya sektor pembiayaan emas bagi strategi jangka panjang perusahaan. Sektor ini dinilai mampu menjadi penopang pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
"Pembiayaan MASKu saat ini turut memberikan kontribusi positif terhadap portofolio pembiayaan perusahaan sebagai salah satu produk diversifikasi pembiayaan," tutur Cincin Lisa Hadi, Direktur WOM Finance merangkap Corporate Secretary.
Pertumbuhan impresif produk MASKu ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran finansial di kalangan masyarakat. Konsumen kini semakin cerdas dalam memilih emas sebagai instrumen investasi yang menawarkan stabilitas nilai.
Kondisi pasar yang menunjukkan preferensi terhadap emas ini membuat manajemen memproyeksikan prospek bisnis pembiayaan emas di sektor multifinance akan tetap cerah ke depan. Ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan sektor tersebut.
Manajemen perusahaan meyakini bahwa skema pembiayaan emas yang ditawarkan sangat efektif dalam memperkuat struktur portofolio internal mereka. Selain itu, skema ini juga memberikan opsi layanan pembiayaan yang lebih relevan dengan kebutuhan riil para konsumen.
Sebagai perbandingan, berdasarkan data yang dihimpun dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri multifinance secara keseluruhan berhasil mencatatkan nominal pembiayaan emas sebesar Rp44,19 miliar pada periode yang sama, yaitu Maret 2026.