TREN.BISNISMARKET.COM - Keselamatan berkendara bagi pengguna mobil bertransmisi otomatis sangat bergantung pada kebiasaan posisi kaki saat mengemudi. Hal ini menjadi krusial ketika pengemudi melakukan manuver pelan, misalnya saat bermanuver di area sempit.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah penempatan kaki yang tidak tepat, yang berpotensi memicu insiden salah injak pedal. Risiko ini bahkan lebih tinggi bagi pengemudi yang masih pemula dan mudah panik ketika situasi di jalan raya terasa tidak terkendali.
Untuk meminimalkan potensi kecelakaan tersebut, disarankan bagi pengemudi mobil otomatis untuk selalu membiasakan kaki dalam posisi siaga di depan pedal rem. Pengemudi tidak boleh lengah hanya karena mengandalkan kemudahan transmisi otomatis.
Pelatihan refleks dan kontrol pedal yang baik harus tetap menjadi prioritas utama bagi semua pengendara mobil matik. Ini penting untuk memastikan respons yang cepat dan tepat dalam berbagai kondisi lalu lintas yang dihadapi.
Training Director di the Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menekankan perlunya konsentrasi ekstra saat kendaraan bergerak lambat. Pada kecepatan rendah, kontrol pengemudi harus dilakukan secara lebih halus dan penuh kesadaran.
Sony Susmana menjelaskan bahwa dalam kondisi panik, otak pengendara bisa saja salah memberikan perintah kepada kaki. Hal ini dapat berujung pada tindakan yang tidak diinginkan saat mengoperasikan pedal kendaraan.
"Biasakan kaki pengemudi selalu stand by di depan pedal rem. Pindahkan ke pedal gas hanya saat dibutuhkan untuk melaju pelan," kata Sony Susmana kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2026).
Jika pengemudi berada dalam kondisi panik, ada risiko besar bahwa ia justru menginjak pedal gas lebih dalam saat bermaksud mengerem. Konsekuensinya, mobil akan melaju tak terkendali dan sulit dihentikan dalam waktu singkat.
Selain fokus pada penempatan kaki yang benar, Sony Susmana juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus selama berkendara berlangsung. Fokus yang terjaga memastikan proses informasi di otak selaras dengan kondisi aktual di jalan raya.