TREN.BISNISMARKET.COM - Di tengah optimisme pemerintah Indonesia terhadap program hilirisasi sektor mineral dan batu bara (minerba), PT Liugong Machinery Indonesia memandang prospek bisnis alat berat dan suku cadangnya sangat cerah ke depan.
Langkah ini sejalan dengan adanya transformasi teknologi global menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan di berbagai sektor industri.
Saat ini, fenomena kendaraan listrik (EV) mulai merambah masuk ke dalam operasional sektor pertambangan di tanah air. Hal ini membuka peluang signifikan bagi Liugong untuk meningkatkan penetrasi alat berat berbasis listrik di sektor tersebut.
Tren Perdagangan Aset Kripto: Daftar Sepuluh Koin yang Jadi Incaran Utama Investor Minggu Ini
Levi Lin, President Director PT Liugong Machinery Indonesia, menyampaikan pandangannya mengenai keunggulan teknologi kendaraan listrik dalam konteks industri pertambangan.
"Kendaraan listrik memiliki banyak keunggulan bagi industri termasuk pertambangan karena mampu menghemat energi 19% sehingga meningkatkan efisiensi bisnis," ujar Levi Lin.
Selain penghematan energi, teknologi EV juga memberikan solusi operasional yang lebih baik karena memiliki struktur mesin yang cenderung lebih sederhana dibandingkan mesin konvensional.
Levi Lin juga menyoroti peran vital dukungan pemerintah dalam mendorong infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Indonesia.
"PT Liugong Machinery Indonesia memandang Langkah pemerintah untuk mendorong pengembangan infrastruktur EV menjadi penopang ekspansi EV sektor tambang di Indonesia," kata Levi Lin.
Mengenai prospek dan tantangan lebih mendalam terkait ekspansi alat berat listrik ini di sektor tambang nasional, akan dibahas dalam dialog eksklusif.