TREN.BISNISMARKET.COM - Samsung dilaporkan telah menyematkan teknologi baterai baru yang selama ini dirahasiakan pada jajaran ponsel lipat terbarunya, Galaxy Z8. Inovasi ini diklaim membawa peningkatan signifikan dalam desain yang semakin tipis dan daya tahan perangkat yang lebih kuat.
Pembaruan paling fundamental pada Galaxy Z8 terletak pada sistem penyimpanan dayanya. Untuk pertama kalinya, Samsung memutuskan untuk meninggalkan penggunaan anoda grafit konvensional dan beralih sepenuhnya ke teknologi anoda silikon-karbon.
Teknologi anoda silikon-karbon menawarkan keunggulan yang mendasar dalam hal kepadatan energi. Material silikon memiliki kemampuan untuk menyerap dan menyimpan ion listrik jauh lebih banyak dibandingkan grafit, yang telah digunakan selama puluhan tahun, dalam ukuran yang sama persis.
Dampaknya terlihat jelas pada model Galaxy Z Fold8 Ultra, yang kini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh. Peningkatan sebesar 14% ini dicapai tanpa mengorbankan ketipisan rekor perangkat, yang tetap hanya 4,1 milimeter.
Meskipun beberapa produsen lain telah lebih dulu mengadopsi material serupa, Samsung menekankan bahwa silikon memiliki tantangan teknis yang besar. Material ini cenderung mengalami pengembangangan dan penyusutan drastis saat proses pengisian dan pengosongan daya berulang kali, yang dapat merusak struktur baterai dan menimbulkan risiko keamanan jika tidak ditangani dengan tepat.
"Kami tidak ingin memaksakan teknologi hanya demi angka di atas kiri. Baterai silikon memang unggul dalam kapasitas, tapi sifatnya sangat reaktif," ujar Moon Sung‑ho, Wakil Presiden Eksekutif Kantor R&D Seluler Samsung.
Beliau melanjutkan, "Kami merancang ulang seluruh sistem baterai secara menyeluruh. Mulai dari komposisi anoda silikon‑karbon itu sendiri, bahan katoda yang dipadukan, hingga lapisan pemisah di dalam sel baterai untuk menemukan kombinasi paling aman dan stabil."
"Teknologi ini baru kami gunakan setelah melewati serangkaian uji coba dalam berbagai skenario ekstrem dan terbukti memenuhi standar keamanan kami yang paling ketat," tambah Moon Sung‑ho.
Selain peningkatan kapasitas, baterai baru ini juga mendukung pengisian daya super cepat hingga 45 watt. Hal ini memungkinkan Galaxy Z Fold8 Ultra mengisi daya hingga sekitar 67% hanya dalam waktu 30 menit.