TREN.BISNISMARKET.COM - Pemerintah Indonesia didorong untuk memberikan stimulus yang lebih komprehensif guna mendongkrak investasi di sektor hilirisasi industri kelapa sawit. Hal ini disampaikan oleh Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing komoditas unggulan nasional.

CORE menekankan bahwa diperlukan kombinasi insentif fiskal dan nonfiskal yang efektif. Tujuannya adalah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menarik minat para pelaku usaha untuk berpartisipasi lebih dalam di rantai nilai sawit.

Pemberian insentif ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan industri hilir sawit yang selama ini masih tertinggal dibandingkan sektor hulu. Dengan demikian, nilai tambah produk sawit dapat dioptimalkan secara maksimal di dalam negeri.

"Investasi di sektor hilir sawit membutuhkan dorongan berupa insentif fiskal dan nonfiskal," demikian CORE menyampaikan dalam analisisnya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan kebijakan yang terarah.

Menurut CORE, insentif fiskal dapat berupa keringanan pajak atau fasilitas bea masuk untuk mesin dan peralatan. Hal ini akan mengurangi beban biaya awal bagi investor yang ingin membangun pabrik pengolahan sawit.

Selain itu, insentif nonfiskal juga memegang peranan penting. Ini bisa mencakup penyederhanaan perizinan, penyediaan infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan listrik, serta dukungan riset dan pengembangan.

Dengan adanya fasilitas dan kemudahan tersebut, diharapkan para investor akan melihat potensi keuntungan yang lebih besar. Investasi ini pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan negara dari ekspor produk turunan sawit bernilai tambah tinggi.

CORE berpandangan bahwa langkah ini sangat krusial untuk mewujudkan kemandirian industri kelapa sawit Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk terus mendorong hilirisasi berbagai sektor unggulan nasional.

Dikutip dari CORE Indonesia, strategi pemberian insentif ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam menarik investor yang selama ini masih ragu untuk masuk ke sektor hilirisasi sawit.