TREN.BISNISMARKET.COM - Perkembangan signifikan terjadi dalam ekosistem The Open Network (TON), yang kini mengumumkan perubahan identitas pada aset kripto utamanya. Langkah ini menandai upaya pengembalian fokus proyek pada visi fundamental yang telah lama diusung sejak awal pengembangan.

Secara spesifik, token native yang sebelumnya dikenal sebagai Toncoin (TON) akan resmi berganti nama menjadi GRAM. Keputusan strategis ini diumumkan langsung oleh pendiri platform komunikasi populer Telegram, Pavel Durov.

Pergantian nama ini dijadwalkan akan mulai berlaku pada hari Senin, tanggal 1 Juni 2026. Momentum ini dinilai penting untuk menegaskan kembali arah pengembangan teknologi terdesentralisasi yang terintegrasi dengan ekosistem Telegram.

Langkah rebranding ini merupakan bagian dari strategi besar untuk mengembalikan TON ke akar proyek awalnya. Hal ini menunjukkan adanya evaluasi mendalam terhadap posisi TON di pasar aset digital saat ini.

Pavel Durov menyampaikan secara resmi mengenai perubahan fundamental ini dalam sebuah pernyataan publik. Ia menekankan bahwa penamaan ulang ini sangat krusial bagi masa depan jaringan tersebut.

"Ekosistem The Open Network (TON) akan mengganti nama token native-nya dari Toncoin (TON) menjadi GRAM," ujar Pavel Durov saat menyampaikan pengumuman penting tersebut.

Dikutip dari sumber berita, keputusan ini mengindikasikan bahwa komunitas dan pengembang ingin mengasosiasikan kembali aset digital tersebut dengan nama yang lebih melekat pada sejarah awal pengembangan TON. Perubahan ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi para pengguna dan investor.

Dengan perubahan nama ini, diharapkan TON dapat lebih mudah diterima dan dipahami dalam konteks pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang lebih luas di masa mendatang. Langkah ini juga bisa memicu diskusi baru mengenai evolusi teknologi blockchain yang bersinergi dengan layanan pesan instan.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Blockchainmedia. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.