TREN.BISNISMARKET.COM - Tren harga pangan nasional di pasar tradisional pada hari Senin, 6 Juli 2026, menunjukkan adanya pergerakan yang bervariasi di tengah stabilnya beberapa komoditas utama. Secara umum, terjadi penurunan harga pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang merah.

Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia menjadi acuan utama dalam memantau perkembangan harga komoditas strategis hari itu. Pemantauan ini penting untuk memberikan gambaran terkini kepada masyarakat mengenai daya beli dan ketersediaan bahan pokok.

Kelompok beras menunjukkan stabilitas harga yang cukup baik pada hari tersebut, meskipun terdapat sedikit fluktuasi pada beberapa kelas kualitas. Harga beras kualitas bawah I tercatat tetap di angka Rp14.700 per kilogram, sama seperti periode sebelumnya.

Sementara itu, untuk beras kualitas bawah II, harganya juga terpantau stabil pada level Rp14.500 per kilogram. Di segmen kualitas medium, beras medium I bertahan di Rp16.350 per kilogram, sedangkan medium II mengalami kenaikan minor.

"Harga beras kualitas medium II naik tipis 0,31% menjadi Rp16.150 per kilogram," demikian disampaikan dalam analisis data yang dirilis, merujuk pada informasi dari PIHPS Bank Indonesia. Untuk beras super I, terjadi kenaikan 0,28% menjadi Rp17.650 per kilogram, sementara super II tetap di Rp17.100 per kilogram.

Pada kelompok bumbu dapur, bawang merah ukuran sedang mengalami pelemahan harga yang cukup signifikan. Harga komoditas ini turun sebesar 3,14%, menetap di Rp47.800 per kilogram, berbeda dengan bawang putih yang justru mengalami kenaikan tipis.

"Harga bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,23% menjadi Rp44.100 per kilogram," menurut catatan yang ada. Sementara itu, seluruh jenis cabai menunjukkan tren penurunan harga yang konsisten di pasar hari itu.

Cabai merah besar melemah 3,07% menjadi Rp50.500 per kilogram, dan cabai merah keriting turun 2,68% menjadi Rp50.900 per kilogram. Penurunan terbesar tercatat pada cabai rawit merah.

Cabai rawit hijau turun 1,68% ke Rp49.750 per kilogram, sedangkan untuk cabai rawit merah, pelemahannya mencapai 4,75%, sehingga harganya berada di Rp62.100 per kilogram. Dilansir dari Bisnis.com, pergerakan harga ini menunjukkan adanya peningkatan pasokan di tingkat petani.