TREN.BISNISMARKET.COM - BYD (Build Your Dreams) baru saja memperkuat lini produk Dolphin mereka di pasar otomotif global. Langkah ini diambil setelah kesuksesan besar yang diraih oleh varian Dolphin yang sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik (Battery Electric Vehicle/BEV).

Kini, pabrikan otomotif asal Tiongkok tersebut memperkenalkan model tambahan yang membawa teknologi hibrida canggih. Model baru ini dinamakan BYD Dolphin DM-i, menandakan adaptasi terhadap kebutuhan pasar yang masih membutuhkan fleksibilitas mesin bensin.

Teknologi yang digunakan dalam mobil baru ini adalah DM-i, singkatan dari Dual Mode Intelligent. Teknologi ini merupakan sistem plug-in hybrid (PHEV) yang dirancang untuk memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Hal ini sangat relevan mengingat kekhawatiran konsumen mengenai jarak tempuh dan ketersediaan stasiun pengisian daya jarak jauh. Dolphin DM-i menawarkan solusi kompromi antara elektrifikasi dan kepraktisan kendaraan konvensional.

Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Dolphin DM-i adalah efisiensi bahan bakarnya yang diklaim sangat irit.

"Setelah sukses dengan Dolphin versi full elektrik, BYD menambah model baru pada keluarga Dolphin yang kini berteknologi hybrid DM-i," Dikutip dari sumber berita yang meliput peluncuran tersebut.

Efisiensi bahan bakar yang dijanjikan oleh BYD untuk Dolphin DM-i ini dilaporkan mampu mencapai angka di atas 20 kilometer per liter (KPL). Angka ini menempatkan Dolphin hybrid sebagai salah satu pemain yang sangat kompetitif di segmen hatchback hibrida.

Peluncuran model hibrida ini menunjukkan strategi BYD untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Mereka tidak hanya fokus pada pasar kendaraan listrik murni tetapi juga mengakomodasi transisi energi yang bertahap.

Dengan penambahan varian DM-i, BYD berharap dapat memperkuat dominasi mereka di segmen kendaraan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik model Dolphin secara keseluruhan.