TREN.BISNISMARKET.COM - Produsen otomotif global asal Tiongkok, BYD, menunjukkan langkah ekspansi yang semakin serius di pasar Jepang dengan rencana peluncuran mobil listrik mungil bernama Racco pada musim panas mendatang. Kendaraan ini diposisikan untuk bersaing langsung di segmen K-Car yang sangat spesifik di Negeri Sakura.
Apa yang akan diluncurkan BYD di Jepang adalah model Racco, sebuah kendaraan listrik kompak yang dirancang khusus agar memenuhi regulasi ketat pasar domestik Jepang. Segmen K-Car ini dikenal memiliki batasan dimensi dan mesin, namun tetap menjadi favorit konsumen karena efisiensi biaya.
Siapa yang terlibat dalam pengembangan Racco ini? BYD secara strategis melibatkan Hirohide Tagawa, seorang insinyur veteran yang sebelumnya memiliki rekam jejak panjang di Nissan. Keterlibatan Tagawa menunjukkan keseriusan BYD dalam memahami seluk-beluk pasar otomotif Jepang.
Kapan peluncuran ini akan terjadi? Peluncuran Racco dijadwalkan berlangsung pada musim panas tahun 2026, seperti yang diinformasikan dalam konteks persiapannya. Tanggal publikasi berita ini sendiri tercatat pada 19 Mei 2026.
Di mana Racco akan dipasarkan? Mobil listrik ini dipersiapkan secara eksklusif untuk pasar domestik Jepang, di mana K-Car memiliki peran penting dalam lanskap otomotif. Ini menandai pendekatan adaptif BYD dibandingkan sekadar mengadaptasi platform global.
Mengapa BYD merekrut insinyur berpengalaman Jepang? Keterlibatan Tagawa yang pernah terlibat dalam pengembangan model ikonik seperti Nissan Dayz dan Sakura sangat dibutuhkan untuk merumuskan kendaraan yang sesuai dengan karakteristik unik konsumen Jepang.
Bagaimana Racco dirancang untuk pasar lokal? Mobil ini mengadopsi desain bodi yang tinggi dan dilengkapi pintu geser belakang, fitur yang sangat berguna untuk memudahkan akses di tengah keterbatasan ruang parkir dan jalanan sempit perkotaan Jepang.
Spesifikasi teknis Racco mencakup baterai lithium iron phosphate berkapasitas 20 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak sekitar 180 km berdasarkan pengujian WLTC. Selain itu, mobil ini juga mendukung pengisian daya cepat DC hingga 100 kW.
"Selama karirnya, ia (Hirohide Tagawa) terlibat langsung dalam melahirkan model ikonik seperti Nissan Dayz dan Nissan Sakura," demikian disebutkan dalam informasi mengenai rekam jejak insinyur veteran tersebut.