TREN.BISNISMARKET.COM - Perkembangan terbaru dari Venezuela menunjukkan bahwa jumlah korban jiwa akibat rangkaian gempa bumi kembar telah meningkat signifikan menjadi 1.430 orang per Sabtu (29/6/2026). Peningkatan angka ini sejalan dengan perluasan radius operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan tim internasional di wilayah yang terdampak parah.
Otoritas nasional mencatat bahwa selain korban meninggal, bencana seismik ini telah mengakibatkan 3.238 individu mengalami luka-luka. Selain itu, tercatat sebanyak 3.142 keluarga kini berada dalam status darurat akibat kerusakan infrastruktur yang masif di wilayah mereka.
Upaya evakuasi di lapangan sedang berlangsung di tengah ancaman geologis yang berkelanjutan, mengingat deteksi ratusan aktivitas tektonik susulan. Aktivitas ini terus terjadi di beberapa titik yang sebelumnya menjadi pusat episentrum gempa utama.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, memberikan pembaruan data terkini melalui siaran televisi pemerintah mengenai dampak kedua guncangan dahsyat tersebut. Data tersebut mencakup akumulasi kerusakan dari dua gempa utama yang berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.
Dilansir dari Antara, mengenai personel yang bertugas, Jorge Rodriguez menyampaikan bahwa operasi darurat melibatkan upaya besar dari dalam negeri. "Puluhan ribu orang masih bekerja nonstop dalam operasi pencarian dan penyelamatan," ujar Jorge Rodriguez.
Skala kerusakan yang terjadi memicu respons simpati global, yang berujung pada pengiriman dukungan logistik dan personel dari berbagai negara. Tercatat sebanyak 24 negara telah mengirimkan bantuan darurat dan mengerahkan 2.741 petugas penyelamat eksternal untuk memperkuat upaya lokal.
Jorge Rodriguez juga mengonfirmasi integrasi penuh antara tim asing dan komando taktis domestik di lapangan untuk memastikan respons yang terkoordinasi di titik-titik kritis. Pemerintah Venezuela juga memobilisasi puluhan ribu personel domestik untuk menyisir puing-puing infrastruktur yang runtuh.
Di tengah situasi yang mencekam, operasi kemanusiaan ini memberikan secercah harapan dengan berhasilnya penyelamatan korban selamat yang terjebak selama tiga hari di bawah reruntuhan beton. Salah satu momen dramatis terjadi di wilayah Caraballeda, di mana seorang anak berhasil ditemukan hidup-hidup.
Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan penyelamatan tersebut melalui unggahan resmi di platform X. "Saat ini, setiap nyawa adalah sumber harapan bagi Venezuela," tulis Delcy Rodriguez.