TREN.BISNISMARKET.COM - Kerja sama strategis antara Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi terwujud untuk memberikan akses kepemilikan rumah bagi mitra driver Gojek. Kesepakatan ini diresmikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Jakarta pada hari Jumat, 3 Juli 2026.

Program ini secara spesifik ditujukan untuk memberikan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan keunggulan uang muka (down payment/DP) sebesar 0%. Hal ini merupakan upaya perluasan akses perumahan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), termasuk pekerja di sektor informal.

Sid Herdi Kusuma, Deputi Komisioner bidang Pemanfaatan Dana Tapera, menjelaskan bahwa alokasi rumah subsidi tahun ini cukup signifikan, yakni mencapai kuota 350.000 unit secara nasional. Sebanyak 15% dari total kuota tersebut telah dialokasikan secara khusus untuk pekerja informal, termasuk para mitra driver ojek online.

"Insyaallah dengan upaya kita bersama, driver Gojek dapat memiliki rumah. Yang sangat spesial dari kegiatan ini kita didukung pengembang-asosiasi, kita akan mengulirkan DP 0%," ucap Sid Herdi Kusuma mengenai komitmen pemerintah dalam memfasilitasi skema DP nol persen ini.

Skema DP 0% ini ditegaskan sebagai bentuk keberpihakan dan dukungan pemerintah terhadap pekerja sektor informal yang memiliki penghasilan tetap namun belum memiliki aset berupa rumah tinggal. Program ini menargetkan driver Gojek yang memenuhi kriteria ketat yang telah ditetapkan.

Kriteria penerima manfaat mencakup persyaratan usia antara 21 hingga 45 tahun, serta indikator kinerja seperti penyelesaian trip dan jumlah jam aktif online dalam sebulan. Selain itu, calon penerima juga wajib tergolong MBR dan belum pernah tercatat memiliki hunian atas nama sendiri.

"Dia menegaskan bahwa pihaknya tetap akan menjalankan proses verifikasi dan penilaian kelayakan terhadap setiap calon penerima manfaat untuk memastikan bantuan pembiayaan tepat sasaran," ujar seorang perwakilan BP Tapera mengenai prosedur ketat dalam penyaluran bantuan ini.

Perluasan akses pembiayaan ini juga harus diimbangi dengan peningkatan pemahaman finansial para penerima manfaat. Pihak BP Tapera menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar program ini sukses jangka panjang.

"Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan," kata Sid Herdi Kusuma.