TREN.BISNISMARKET.COM - Jakarta International Expo (JIEXPO) menyatakan optimisme tinggi terhadap prospek pertumbuhan sektor bisnis Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia. Proyeksi positif ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga ditutupnya tahun 2026.
(What) Peningkatan kapasitas venue menjadi langkah konkret yang diambil oleh JIEXPO untuk mengantisipasi lonjakan permintaan di sektor MICE yang terus menunjukkan tren positif. Kapasitas ruang pamer diperluas hingga mencapai 40 persen dari ukuran sebelumnya.
(Where) Langkah ekspansi fisik ini dilakukan di lokasi strategis JIEXPO, yakni Jakarta International Expo, sebagai pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional.
(When) Optimisme pertumbuhan ini tidak hanya berlaku untuk jangka pendek, tetapi JIEXPO memproyeksikan tren positif ini akan stabil dan berkelanjutan hingga akhir tahun 2026 mendatang.
(Why) Pertumbuhan yang diharapkan ini didorong oleh pemulihan ekonomi pasca-pandemi serta meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk mengadakan pertemuan, konvensi, dan pameran tatap muka. Hal ini menjadi momentum penting bagi industri MICE.
(How) Strategi utama yang digunakan untuk mewujudkan proyeksi tersebut adalah dengan menambah kapasitas fisik venue secara signifikan, yakni sebesar 40 persen. Penambahan ini bertujuan menampung lebih banyak penyelenggara acara besar.
Dikutip dari sumber berita, pihak manajemen JIEXPO secara tegas menyampaikan keyakinan mereka terhadap dinamika pasar MICE ke depan. "Jakarta International Expo optimis bisnis meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) akan terus tumbuh hingga akhir tahun 2026,".
Perluasan infrastruktur ini merupakan investasi jangka panjang yang menunjukkan kesiapan JIEXPO dalam menjadi tuan rumah bagi acara-acara berskala masif. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen mereka terhadap pemulihan sektor pariwisata dan bisnis.