TREN.BISNISMARKET.COM - PT Timah Tbk (TINS) telah mengambil keputusan final mengenai pembagian keuntungan kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang baru saja dilaksanakan.

Keputusan tersebut menetapkan bahwa TINS akan membagikan dividen tunai dengan total nilai mencapai Rp656,82 miliar. Jumlah fantastis ini diambil dari keseluruhan laba bersih yang berhasil dibukukan perseroan sepanjang tahun buku 2025.

Secara persentase, alokasi dividen tunai ini setara dengan 50% dari total laba bersih yang diperoleh perusahaan selama periode tersebut. Sisanya akan dialokasikan untuk kepentingan pengembangan usaha perusahaan di masa mendatang.

Pembagian dividen per lembar saham ditetapkan sebesar kurang lebih Rp88 per saham. Jumlah ini akan diterima oleh seluruh pemegang saham yang terdaftar resmi dalam daftar pemegang saham perseroan.

Jika mengacu pada harga penutupan saham TINS pada hari Jumat, 12 Juni 2026, yakni di level Rp3.300 per saham, maka hal ini mencerminkan imbal hasil dividen (dividend yield) sekitar 2,7%. Angka ini menjadi pertimbangan bagi investor dalam melihat potensi keuntungan investasi.

Sementara itu, sisa 50% dari laba bersih tahun buku 2025, yang berjumlah Rp656,8 miliar, diputuskan untuk ditetapkan sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut dikhususkan untuk mendukung rencana pengembangan usaha perseroan ke depannya.

Sebagai informasi pendukung, PT Timah berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun pada tahun 2025. Capaian laba tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 5,12% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), jadwal pembagian dividen tunai PT TIMAH Tbk untuk tahun buku 2025 telah ditetapkan secara rinci. Investor perlu memperhatikan tanggal-tanggal penting ini untuk memastikan hak mereka terpenuhi.

Jadwal penting pertama adalah tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi yang ditetapkan pada 23 Juni 2026. Setelah itu, Cum Dividen khusus untuk Pasar Tunai akan jatuh tempo pada 24 Juni 2026.