TREN.BISNISMARKET.COM - Perkembangan terbaru di Timur Tengah menunjukkan eskalasi ketegangan antara kelompok Houthi yang didukung Iran dengan Arab Saudi. Situasi ini semakin kompleks dengan langkah Amerika Serikat yang menghentikan sementara serangan udara terhadap Iran, yang telah berlangsung selama hampir dua pekan.
Keputusan AS menghentikan serangan udara tersebut memicu pertanyaan baru mengenai arah strategi Presiden Donald Trump dalam menghadapi konflik yang terus memanas di kawasan tersebut.
Kelompok Houthi, yang beroperasi di Yaman dan memiliki dukungan dari Iran, mengklaim telah melancarkan serangan rudal serta drone. Target serangan tersebut dilaporkan adalah fasilitas yang terafiliasi dengan raksasa minyak Saudi Aramco, yang berlokasi di kota pelabuhan Jizan dan Yanbu, di pesisir Laut Merah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi yang dikeluarkan baik dari pihak pemerintah Arab Saudi maupun dari Saudi Aramco terkait klaim serangan Houthi tersebut.
Otoritas keamanan Arab Saudi sempat mengeluarkan sebuah peringatan darurat menyusul insiden tersebut. Namun, peringatan itu kemudian dicabut dan pihak berwenang menyatakan bahwa situasi keamanan telah kembali normal dan terkendali.
Menanggapi insiden tersebut, koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan telah melancarkan serangan balasan. Serangan ini ditujukan ke posisi-posisi militer yang dikuasai oleh kelompok Houthi, demikian dilaporkan oleh Yemen TV.
Yemen TV merupakan stasiun televisi yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Serangan balasan ini terjadi pada hari Sabtu.
Sehari sebelum serangan balasan dilancarkan, koalisi pimpinan Arab Saudi juga telah melakukan serangan terhadap pelabuhan yang selama ini diidentifikasi sebagai titik awal dari berbagai serangan maritim yang dilakukan oleh kelompok Houthi.
Dikutip dari Bloomberg News, "Houthi, kelompok bersenjata yang berbasis di Yaman dan didukung Iran, mengaku menembakkan rudal serta drone ke fasilitas yang terkait dengan raksasa minyak Saudi Aramco di kota pelabuhan Jizan dan Yanbu di Laut Merah."