TREN.BISNISMARKET.COM - Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya kesehatan preventif kini semakin meningkat, menjadikan perangkat wearable sebagai investasi esensial untuk pemantauan kebugaran yang proaktif. Hal ini mendorong Huawei untuk secara resmi memperkenalkan lini terbarunya, HUAWEI WATCH FIT 5 Series, ke pasar Indonesia.

Peluncuran resmi ini dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2026, seperti yang disampaikan oleh Maya Wulandari dalam publikasi awal. Seri ini hadir dalam dua varian utama, yaitu Basic dan Pro, yang membawa peningkatan signifikan dibandingkan model sebelumnya, HUAWEI WATCH FIT 4.

Peningkatan utama yang dibawa oleh seri terbaru ini mencakup desain yang lebih premium, layar yang lebih cerah, serta fitur kesehatan revolusioner yang pertama kali hadir di Indonesia, yakni Diabetes Risk Study. Seri ini bertujuan untuk mendefinisikan ulang standar jam tangan pintar di pasar tanah air.

Inovasi paling signifikan pada HUAWEI WATCH FIT 5 Pro adalah fitur Diabetes Risk Study, yang merupakan yang pertama di industri wearable Indonesia. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna mendeteksi potensi risiko diabetes sejak dini melalui pemantauan yang berkelanjutan.

Fitur deteksi risiko diabetes ini bekerja menggunakan teknologi photoplethysmography (PPG) dengan sensor 6 LED, memantau tanda vital pengguna selama periode 3 hingga 14 hari. Hasil asesmen kemudian dikategorikan menjadi tiga tingkat risiko, yaitu rendah, sedang, dan tinggi, untuk memberikan peringatan dini yang akurat.

"Fitur ini dikembangkan bersama lembaga kesehatan internasional untuk memberikan early warning system yang akurat bagi pengguna sebelum berkonsultasi dengan tenaga medis," demikian disampaikan mengenai pengembangan fitur kesehatan tersebut.

Dari segi tampilan, HUAWEI WATCH FIT 5 Series menyajikan desain yang lebih ramping namun tetap tangguh, dengan varian Pro menggunakan layar 1,92 inci LTPO AMOLED yang memiliki tingkat kecerahan mencapai 3.000 nits. Selain itu, materialnya juga ditingkatkan menggunakan 2.5D sapphire glass dan bingkai titanium alloy.

Sementara itu, varian Basic tetap mengutamakan kenyamanan dengan bobot ringan 27 gram, menggunakan material aluminium alloy seri 7000, dan edisi Silver memakai material daur ulang sebagai bentuk komitmen keberlanjutan.

Bagi para penggemar olahraga luar ruangan, teknologi Sunflower Positioning System yang telah diperbarui menjamin akurasi GPS yang lebih kuat, bahkan di area perkotaan padat. Varian Pro diperkaya dengan Mode Golf dan Mode Trail Run yang menawarkan navigasi dan estimasi waktu yang lebih presisi.