TREN.BISNISMARKET.COM - PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI tengah mempersiapkan langkah strategis melalui penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini diharapkan dapat menghasilkan dana segar yang signifikan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan.
Perusahaan yang dikenal sebagai produsen makanan dan minuman berbahan dasar kelapa, termasuk merek jeli ternama INACO, menargetkan perolehan dana sekitar Rp 392 Miliar dari aksi korporasi ini. Dana tersebut dialokasikan untuk berbagai lini pengembangan bisnis yang telah berjalan selama tiga setengah dekade.
Direktur PT Niramas Utama Tbk, Adhi S Lukman, menjelaskan bahwa pelaksanaan IPO ini merupakan bagian integral dari strategi pengembangan bisnis JELI yang telah mapan selama 35 tahun terakhir. Selain itu, IPO ini juga bertujuan memberikan kesempatan kepada investor publik untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan.
"IPO saham merupakan bagian dari strategi pengembangan bisnis JELI yang sudah berjalan 35 tahun sekaligus memberikan kesempatan kepada investor untuk menikmati pembagian laba perusahaan," ujar Adhi S Lukman.
Rencana alokasi dana pasca-IPO telah dipersiapkan dengan matang untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan efisien. Sebanyak 51% dari dana yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan mesin-mesin baru.
Penggunaan mayoritas dana ini difokuskan untuk memperkuat dan mempercepat laju pertumbuhan bisnis JELI di masa mendatang. Mesin baru diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan seiring meningkatnya permintaan pasar.
Sementara itu, porsi dana sebesar 18% dialokasikan secara spesifik untuk peningkatan infrastruktur logistik perusahaan. Fokus utama investasi ini adalah otomatisasi sistem logistik agar operasional menjadi lebih ramping dan efisien.
Prospek IPO dan target bisnis JELI ke depan menjadi pembahasan mendalam dalam program Closing Bell CNBC Indonesia. Dialog antara pembawa acara dan Direktur JELI menjadi sorotan utama dalam konteks ini.
Informasi mengenai kesiapan serta prospek bisnis perusahaan ini disampaikan dalam acara tersebut pada hari Jumat, 19 Juni 2026. Dialog ini memaparkan lebih lanjut mengenai visi perusahaan dalam memanfaatkan dana hasil IPO.