TREN.BISNISMARKET.COM - Peta industri manufaktur teknologi global tengah mengalami perubahan signifikan, di mana pusat produksi ponsel pintar mulai bergeser dari China. Perubahan ini menandai dinamika baru dalam rantai pasok teknologi dunia yang selama ini didominasi oleh Negeri Tirai Bambu.
Pergeseran ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama antara Amerika Serikat dan China. Kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Washington terhadap produk asal China menjadi faktor utama yang memaksa perusahaan multinasional mencari alternatif lokasi produksi.
Menangkap peluang dari situasi ini, India mengambil langkah proaktif untuk menarik investasi dari para vendor ponsel pintar global. Strategi ini sejalan dengan agenda ambisius Perdana Menteri India, Narendra Modi, untuk memperkuat sektor manufaktur domestik negara tersebut.
Pemerintah India telah menetapkan target ambisius untuk sektor manufaktur elektronik mereka. New Delhi menargetkan nilai ekspansi manufaktur perangkat elektronik di negaranya dapat mencapai US$500 miliar (sekitar Rp 7.900 triliun) pada tahun 2030 mendatang, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Data dari pemerintah India menunjukkan perkembangan yang impresif dalam sektor ini. India berhasil memproduksi smartphone dengan nilai investasi mendekati US$60 miliar pada tahun fiskal 2024-2025, yang merupakan peningkatan signifikan dibandingkan dekade sebelumnya.
Lebih lanjut, performa ekspor smartphone India juga melonjak drastis dalam periode yang sama. Nilai ekspornya mencapai hampir US$21,7 miliar, mengalami lonjakan 127 kali lipat dibandingkan sepuluh tahun lalu, menjadikan smartphone sebagai komoditas ekspor terbesar India sepanjang tahun 2025.
Berkat capaian luar biasa ini, India kini mulai dijuluki sebagai 'raja' baru dalam industri ponsel dunia yang berpotensi besar menggeser dominasi manufaktur China.
Salah satu raksasa teknologi yang paling giat memindahkan basis produksi iPhone dari China ke India adalah Apple. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar terhadap kapabilitas manufaktur India yang terus berkembang.
Volume produksi iPhone di India kini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pasokan global. Disebutkan bahwa sekitar 55 juta unit iPhone berhasil dirakit di India sepanjang tahun 2025, mencerminkan peningkatan sebesar 53% dari tahun sebelumnya yang tercatat 36 juta unit, sebagaimana dikonfirmasi oleh Bloomberg.