TREN.BISNISMARKET.COM - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) telah mengambil keputusan final mengenai distribusi keuntungan kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Perseroan menyetujui pembagian dividen tunai dengan nilai agregat mencapai Rp1,53 triliun.
Keputusan penting ini ditetapkan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan oleh manajemen perusahaan pada hari Kamis, 21 Mei 2026. Jumlah total dividen tersebut setara dengan Rp468 untuk setiap helai saham yang dimiliki investor.
Alokasi dividen yang disepakati ini merepresentasikan rasio pembayaran atau payout ratio sebesar 68% dari total laba bersih yang berhasil dibukukan oleh emiten produsen semen tersebut. Angka ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan imbal hasil signifikan kepada para investornya.
Perlu dicatat bahwa laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp2,24 triliun. Angka laba yang kuat ini menjadi dasar perhitungan untuk penetapan jumlah dividen yang dibagikan.
Manajemen perseroan telah merilis jadwal resmi terkait dengan proses pencairan hak dividen ini kepada seluruh pemegang saham yang berhak. Jadwal ini penting untuk diketahui investor agar dapat memanfaatkan hak mereka sesuai periode yang ditentukan.
Batas akhir bagi investor untuk melakukan transaksi saham dengan menyertakan hak dividen atau cum date di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan akan berakhir pada tanggal 3 Juni 2026. Setelah tanggal ini, saham akan diperdagangkan tanpa hak dividen.
Selanjutnya, periode di mana saham diperdagangkan tanpa hak dividen atau ex date untuk kedua pasar tersebut akan dimulai pada 4 Juni 2026. Daftar pemegang saham yang resmi berhak menerima pembayaran dividen akan ditetapkan pada 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
"Proses pembayaran dividen tunai secara keseluruhan kepada pemegang saham yang berhak dijadwalkan selesai pada 19 Juni 2026," demikian informasi yang disampaikan manajemen terkait lini masa pembayaran.
Dilansir dari Investor Daily, pada penutupan perdagangan hari Jumat, 22 Mei 2026, saham INTP menunjukkan performa positif dengan menguat 1,87% mencapai harga Rp4.900 per saham. Meskipun demikian, dalam kurun waktu sebulan terakhir, saham ini tercatat mengalami penurunan sebesar 10,91%.