TREN.BISNISMARKET.COM - PT QMB New Energy Materials berhasil mencatatkan prestasi signifikan dengan meraih penghargaan Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2026 dalam kategori Green Leadership. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas implementasi proyek inovatif mereka, yaitu Sulfuric Acid Waste Heat Cogeneration for Low Carbon.
Penganugerahan bergengsi ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Prestasi ini menegaskan komitmen kuat perusahaan dalam mengintegrasikan efisiensi energi dan upaya dekarbonisasi secara nyata di sektor industri material energi baru.
Penghargaan tersebut diraih melalui penerapan sistem Waste Heat Recovery (WHR) yang sangat canggih. Sistem ini berfungsi memanfaatkan panas sisa dari proses produksi asam sulfat untuk diubah menjadi energi listrik yang kemudian digunakan kembali dalam operasional pabrik.
Proyek strategis ini memerlukan investasi mencapai USD25 juta dan memiliki kapasitas pembangkitan terpasang sebesar 120 MW yang disokong oleh dua turbin. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik yang bersumber dari batu bara.
Sepanjang tahun 2025, sistem kogenerasi tersebut terbukti mampu menghasilkan sekitar 131 juta kWh listrik. Angka ini berhasil memenuhi kurang lebih 24,1 persen total kebutuhan listrik perusahaan selama periode tersebut.
Implementasi teknologi pengurangan panas sisa ini juga memberikan dampak lingkungan yang positif secara terukur. Hal ini terbukti dari penurunan emisi gas rumah kaca yang mencapai sekitar 100.000 ton CO2 ekuivalen.
Lebih lanjut, terjadi penurunan signifikan pada intensitas emisi, yaitu sebesar 26,71 persen per ton Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) jika dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya.
"Manufaktur hijau bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan untuk memastikan keberlanjutan industri material energi baru di masa depan," ujar Pan Hua, Presiden Direktur QMB.
Presiden Direktur QMB melanjutkan, "Di QMB, kami terus berinvestasi dalam inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi energi, mengurangi emisi karbon, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi industri, masyarakat, dan lingkungan," (01/07/2026).