TREN.BISNISMARKET.COM - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lima rute kereta api dengan perjalanan terpanjang di Indonesia, menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer. Rute-rute ini dirancang untuk memberikan pengalaman unik bagi para penumpang.
Perjalanan panjang ini menawarkan pemandangan yang memukau, mulai dari hiruk pikuk perkotaan, hamparan sawah hijau, keindahan pegunungan, hingga pesisir laut yang eksotis. Kereta api jarak jauh ini melintasi bentang alam yang beragam hingga ke ujung timur Pulau Jawa.
"Masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan, baik untuk berlibur, mengunjungi keluarga, bekerja, menempuh pendidikan, maupun menjalankan kegiatan usaha," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Keberadaan kereta api jarak jauh tidak hanya memberikan pengalaman bagi penumpang, tetapi juga membawa manfaat ekonomi bagi daerah yang dilalui. Aktivitas penumpang di stasiun turut mendorong sektor transportasi lanjutan, akomodasi, kuliner, dan pusat oleh-oleh.
Secara keseluruhan, KAI Group mencatat peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Pada periode yang sama tahun lalu, KAI melayani 240.805.920 pelanggan, sementara tahun ini angka tersebut melonjak menjadi 258.993.359 pelanggan.
Layanan kereta api jarak jauh dan lokal yang dikelola KAI juga mengalami peningkatan. Jumlah penumpang pada semester I tahun 2026 mencapai 29.858.267, naik dari 27.463.555 penumpang pada semester I tahun 2025.
Peningkatan ini sejalan dengan penambahan operasional KA Sangkuriang relasi Bandung–Ketapang PP sejak 1 Mei 2026. Layanan ini membuka akses langsung dari Jawa Barat ke Banyuwangi melalui berbagai kota penting di lintas selatan dan timur Jawa.
Selain itu, KAI juga menambah pilihan perjalanan antarkota melalui KA Pandalungan 2 relasi Gambir–Jember PP yang mulai beroperasi pada 18 Juni 2026. Layanan ini memperkuat konektivitas Jakarta dengan Jember dan sekitarnya.
Di urutan teratas, KA Blambangan Ekspres melayani rute Pasarsenen–Ketapang PP dengan jarak sekitar 1.030 kilometer. Pada tahun 2025, kereta ini mengangkut 533.988 penumpang, dan pada semester I 2026 melayani 247.142 penumpang.