TREN.BISNISMARKET.COM - Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode kedua Juli 2026 menunjukkan tren penguatan, khususnya pada jenis batu bara dengan kalori tinggi. Keputusan ini ditetapkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Keputusan Menteri Nomor 285.K/MB.01/MEM.B/2026.
Penetapan HBA terbaru ini mencakup berbagai jenis batu bara berdasarkan nilai kalorinya. HBA untuk batu bara kalori tinggi dengan kesetaraan 6.322 kcal/kg GAR mencapai US$131,85 per ton pada periode ini.
Angka tersebut mengalami kenaikan signifikan sebesar 4,16% dibandingkan dengan periode pertama Juli 2026, yang tercatat di level US$126,58 per ton. Penguatan ini menandakan adanya peningkatan permintaan atau faktor pasar lainnya yang memengaruhi harga komoditas energi ini.
Sementara itu, HBA untuk batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR justru mengalami sedikit penurunan. Pada periode kedua Juli 2026, harganya tercatat US$89,9 per ton, sedikit lebih rendah dari US$90,94 per ton pada periode sebelumnya.
Untuk batu bara dengan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, HBA dipatok sebesar US$63,25 per ton. Harga ini menunjukkan penguatan dibandingkan dengan harga acuan pada periode pertama Juli 2026 yang sebesar US$62,59 per ton.
Jenis batu bara dengan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR juga mengalami kenaikan. HBA untuk kategori ini mencapai US$45,08 per ton pada periode kedua Juli 2026, naik dari posisi sebelumnya di angka US$41,19 per ton.
Tidak hanya batu bara, Harga Mineral Logam Acuan (HMA) juga memperlihatkan pergerakan yang bervariasi pada periode kedua Juli 2026.
"Harga batu bara acuan (HBA) pada periode kedua Juli 2026 mayoritas menguat," demikian pernyataan yang disampaikan dalam berita tersebut.
HMA nikel tercatat sebesar US$16.533,67 per dmt, menunjukkan penurunan dari periode pertama Juli 2026 yang mencapai US$17.593,33 per dmt.