TREN.BISNISMARKET.COM - Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya, Ryan Haroen, secara resmi menyerukan kepada seluruh kader untuk memperkuat soliditas organisasi. Ajakan ini disampaikan dalam konteks persiapan menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan pada Rabu, 27 Mei 2026.

Langkah persuasif ini dinilai sangat krusial untuk memastikan seluruh energi organisasi terarah pada persiapan menyongsong masa depan HIPMI. Hal ini penting agar dinamika yang wajar terjadi menjelang munas tidak mengganggu fokus utama organisasi.

Dilansir dari Media Indonesia, Ryan Haroen menekankan bahwa dinamika internal merupakan hal yang biasa terjadi dalam organisasi skala besar seperti HIPMI. Namun, ia meminta kader untuk tidak terpancing atau larut dalam polemik yang mungkin muncul menjelang agenda besar tersebut.

Ryan Haroen secara tegas menyatakan bahwa fokus utama saat ini harus dialihkan dari isu internal ke arah visi jangka panjang organisasi. "Energi HIPMI diminta fokus pada masa depan organisasi, bukan polemik internal," tegasnya.

Lebih lanjut, Ryan Haroen mengingatkan tentang peran vital HIPMI dalam konteks perekonomian nasional ke depan. Ia menekankan tanggung jawab besar yang diemban untuk mempersiapkan generasi pengusaha muda yang siap menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

"HIPMI memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan pengusaha muda yang mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan," ujar Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen.

Sikap kebersamaan dan soliditas ini diharapkan mampu memberikan arah yang lebih tegas bagi HIPMI dalam menghadapi tantangan ekonomi di tingkat nasional. Konsolidasi antar daerah dan kolaborasi antar kader menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

Terkait lokasi penyelenggaraan Munas, BPD HIPMI Jaya menegaskan posisinya yaitu mendukung sepenuhnya keputusan yang dikeluarkan oleh Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI. Dukungan ini adalah wujud komitmen terhadap kesatuan organisasi.

"BPD HIPMI Jaya mendukung penuh pelaksanaan munas di provinsi manapun se-Indonesia Raya," ungkap Ryan Haroen.