TREN.BISNISMARKET.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat baru-baru ini mengambil langkah proaktif dalam mendorong kesetaraan akses layanan di sektor keuangan. Inisiatif ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program pelatihan bahasa isyarat Indonesia (Bisindo) yang khusus ditujukan bagi petugas pelayanan perbankan di Kota Bandung.
Pelatihan ini secara resmi dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 25 Mei 2026, dan bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat penyandang disabilitas dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan setara.
Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, menjelaskan bahwa kegiatan peningkatan keahlian bagi karyawan bank ini merupakan bagian integral dari upaya membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya ramah terhadap disabilitas.
"Kegiatan ini bertujuan agar pegawai tidak hanya menguasai keterampilan baru, melainkan menjadi duta inklusi yang membuka pintu layanan keuangan lebih lebar bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas," jelas Darwisman, Kepala OJK Jawa Barat.
Program pelatihan intensif ini telah dimulai sejak tanggal 13 April dan diikuti oleh total 40 petugas pelayanan yang berasal dari 33 institusi perbankan yang berbeda di wilayah tersebut.
Para peserta menerima bimbingan langsung dari para Guru Teman Tuli yang merupakan bagian dari Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), memastikan materi yang disampaikan relevan.
"Ini sangat penting untuk memastikan materi komunikasi yang diajarkan sesuai dengan kebutuhan riil nasabah disabilitas," tegas Darwisman, Kepala OJK Jawa Barat, mengenai pentingnya kurikulum yang tepat.
Sejalan dengan inisiatif ini, OJK Jawa Barat juga tengah mendorong industri perbankan untuk mulai mengimplementasikan Pedoman SETARA sebagai standar pelayanan baru khusus bagi nasabah disabilitas. Langkah ini bertepatan dengan berlangsungnya Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang berlangsung dari bulan Mei hingga Juni.
Inisiatif pelatihan bahasa isyarat ini merupakan bagian terintegrasi dari program yang lebih besar bernama DIA KITA (Disabilitas Berdaya, Keuangan Inklusif Tercipta) yang diinisiasi oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Bandung. Program DIA KITA mencakup edukasi keuangan hingga upaya pemberantasan pinjaman online ilegal.