TREN.BISNISMARKET.COM - Asosiasi Ahli Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyoroti urgensi bagi industri asuransi umum di Indonesia untuk segera beradaptasi dengan lanskap digital yang terus berkembang pesat. Pemanfaatan teknologi ini dianggap krusial untuk membuka potensi pertumbuhan baru di sektor-sektor spesifik.

Salah satu area yang paling menjanjikan untuk dioptimalkan berdasarkan perkembangan ini adalah lini bisnis asuransi marine cargo atau asuransi kargo laut. Pertumbuhan sektor perdagangan elektronik (e-commerce) yang masif secara langsung berkorelasi dengan meningkatnya volume barang yang dikirimkan melalui jalur laut.

AAUI melihat bahwa ekosistem digital yang semakin matang, termasuk platform logistik dan e-commerce, menciptakan peluang besar yang belum sepenuhnya digarap oleh perusahaan asuransi. Digitalisasi proses pengiriman dan transaksi membuka jalur baru untuk penetrasi produk asuransi kargo.

Peluang ini mencakup kemudahan dalam penawaran polis secara instan, pengelolaan klaim yang lebih efisien, serta penyesuaian premi yang lebih akurat berdasarkan data pengiriman real-time. Hal ini menjadi kunci untuk mendorong kinerja asuransi marine cargo secara keseluruhan.

"Industri asuransi umum perlu mengoptimalkan peluang dari perkembangan ekosistem digital untuk dorong kinerja asuransi marine cargo," ujar perwakilan AAUI. Pernyataan ini menegaskan fokus utama asosiasi terhadap adaptasi teknologi dalam lini bisnis spesifik tersebut.

Perkembangan e-commerce tidak hanya meningkatkan jumlah transaksi, tetapi juga mengubah pola distribusi barang, yang mana sebagian besar masih mengandalkan moda transportasi laut untuk pengiriman domestik maupun internasional. Oleh karena itu, risiko kargo laut juga ikut meningkat volumenya.

Dengan mengintegrasikan layanan asuransi ke dalam alur kerja digital para pelaku e-commerce dan logistik, perusahaan asuransi dapat menjangkau segmen pasar yang sebelumnya sulit diakses melalui metode konvensional. Ini adalah strategi 'jemput bola' yang efektif.

Adaptasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terkait proteksi kargo di kalangan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang banyak terlibat dalam ekosistem perdagangan digital saat ini.

Dikutip dari berbagai diskusi industri, akselerasi digitalisasi dinilai sebagai langkah strategis agar asuransi umum tetap relevan dan kompetitif di tengah disrupsi teknologi yang melanda sektor keuangan.