TREN.BISNISMARKET.COM - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) telah menyampaikan perkembangan terkini mengenai proyek besar mereka di Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu pembangunan superblok Pakuwon Nusantara. Informasi ini disampaikan langsung oleh manajemen perusahaan kepada publik.
Perusahaan memutuskan untuk melakukan penyesuaian jadwal dalam pembangunan proyek tersebut. Penyesuaian ini dilakukan secara strategis sembari perusahaan menunggu terbentuknya pasar yang solid dari proses relokasi Aparatur Sipil Negara (ASN) ke ibu kota baru Indonesia.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Sabtu (27/6/2026), PWON menjelaskan bahwa tahap konstruksi di IKN saat ini masih berada pada fase awal. Fase awal ini meliputi pembangunan struktur sementara seperti seng dan proses pengurusan berbagai izin yang diperlukan.
Salah satu faktor penentu utama dalam laju pembangunan yang dilakukan PWON adalah jumlah ASN yang telah berhasil ditempatkan di IKN. Jumlah ini akan menjadi indikator penting bagi perusahaan untuk melanjutkan pengembangan lebih lanjut.
Manajemen PWON menyatakan bahwa mereka akan menyelaraskan proses pembangunan dengan tahapan pemindahan ASN. Hal ini dilakukan karena dalam mengembangkan properti, Perseroan selalu memperhatikan potensi pasar yang terbentuk dari jumlah ASN yang hadir.
Selain faktor pemindahan ASN, PWON juga menyoroti adanya peningkatan biaya konstruksi yang signifikan. Biaya pembangunan saat ini tercatat lebih tinggi sekitar 30% dari estimasi awal.
Kebijakan Penempatan Dana SAL Kemenkeu Jadi Dorongan Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri
Kenaikan biaya ini disebabkan oleh dampak fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap mata uang Rupiah, yang berimbas langsung pada harga material bangunan. Oleh karena itu, perusahaan mengambil langkah yang hati-hati.
"Sehingga katanya Perseroan mengambil langkah hati-hati dengan menunggu dan mengamati perkembangan terlebih dahulu," demikian pernyataan manajemen terkait kondisi biaya saat ini.
Di sisi lain, progres pembangunan Pakuwon Mall Tahap 5 tetap berjalan dan telah mencapai sekitar 30% penyelesaian. Proyek ini memiliki target penting yang telah ditetapkan oleh perusahaan.