TREN.BISNISMARKET.COM - Pameran dagang internasional yang selalu dinantikan, SIAL Interfood, telah mengumumkan jadwal penyelenggaraan terbarunya pada tahun 2026. Acara besar ini direncanakan akan mengambil tempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, menawarkan platform utama bagi perkembangan industri makanan dan minuman.

Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 November 2026. SIAL Interfood 2026 diposisikan sebagai titik temu strategis yang akan menarik partisipan dan pengunjung profesional dari berbagai belahan dunia, termasuk kawasan Asia-Pasifik, Tiongkok, Eropa, hingga Timur Tengah.

Penyelenggaraan SIAL Interfood merupakan hasil kolaborasi antara Seven Event dengan raksasa pameran global, Comexposium. Selain itu, acara ini juga menegaskan dukungannya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk memajukan sektor pengolahan makanan nasional di kancah internasional.

Informasi resmi mengenai rencana besar ini disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara melalui konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada hari Rabu (13/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, para pemangku kepentingan memaparkan visi besar untuk menjadikan ajang ini semakin relevan.

Rodolphe Lameyse, CEO of Food and Beverage Division of Comexposium, menyoroti pentingnya jaringan SIAL dalam konteks ekosistem industri pangan saat ini. Ia menekankan bahwa jaringan global pameran ini telah memasuki fase krusial dalam perkembangannya.

"Jaringan SIAL saat ini memasuki babak baru yang sangat penting," ujar Rodolphe Lameyse, CEO of Food and Beverage Division of Comexposium.

Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan adalah program Business Matching yang dirancang secara sistematis. Program ini bertujuan memfasilitasi pertemuan tatap muka antara para eksibitor dengan calon pembeli yang memiliki potensi besar.

Rodolphe Lameyse menjelaskan bahwa fasilitas Business Matching ini memiliki tujuan spesifik untuk mengoptimalkan waktu peserta di lokasi pameran. "Fasilitas ini bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi waktu di pameran dan memastikan terciptanya kemitraan strategis yang nyata dan berkelanjutan," kata Rodolphe Lameyse, CEO of Food and Beverage Division of Comexposium.

Inovasi produk akan menjadi sorotan utama, mencakup spektrum luas mulai dari teknologi pengolahan makanan terkini, sektor makanan beku, hingga dinamika industri kopi dan teh. Sesi SIAL Innovation akan menjadi arena bagi peserta memamerkan produk terbaiknya untuk dinilai oleh dewan juri profesional.