TREN.BISNISMARKET.COM - Bank Central Asia (BCA) mencatat adanya peningkatan signifikan dalam jumlah perusahaan yang memanfaatkan layanan penggajian atau payroll mereka. Pertumbuhan ini terjadi selama periode kuartal pertama tahun 2026.
Kenaikan pengguna layanan payroll ini secara langsung berkontribusi pada penguatan rasio pendanaan murah yang dimiliki BCA. Rasio ini dikenal dalam industri perbankan sebagai Current Account Saving Account (CASA).
Pertumbuhan CASA BCA yang solid ini merupakan salah satu indikator kesehatan finansial bank dalam menjaga ketersediaan dana murah untuk operasional dan penyaluran kredit. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi layanan korporat BCA.
Pertumbuhan pengguna layanan payroll tersebut tercatat mencapai angka sekitar 10% selama periode kuartal I-2026. Angka ini menjadi penanda positif bagi kinerja BCA di segmen layanan perbankan perusahaan.
Layanan payroll merupakan salah satu produk yang ditawarkan BCA untuk memudahkan perusahaan dalam mengelola penggajian karyawan secara efisien. Inilah yang mendorong adopsi yang lebih luas oleh berbagai korporasi.
"Kuatnya rasio pendanaan murah alias current account saving account (CASA) BCA salah satunya didorong oleh layanan payroll yang terus bertumbuh," demikian pernyataan yang menggarisbawahi hubungan langsung antara kedua faktor tersebut.
Dikutip dari sumber informasi yang tersedia, pertumbuhan 10% pada pengguna payroll ini menjadi motor penggerak utama bagi peningkatan dana murah yang berhasil dihimpun oleh BCA.
Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa BCA berhasil menarik minat perusahaan untuk memindahkan atau membuka rekening gaji karyawannya melalui sistem perbankan mereka. Ini sekaligus memperkuat basis dana murah bank tersebut.
Dilansir dari sumber terkait, peningkatan ini juga mencerminkan kepercayaan korporasi terhadap infrastruktur dan kemudahan layanan perbankan yang disediakan oleh BCA untuk kebutuhan gaji.