TREN.BISNISMARKET.COM - Pada hari Senin, 4 Mei 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan akan bergerak dalam rentang pergerakan yang lebih sempit, yaitu antara 6.877 hingga 7.022. Proyeksi ini secara umum mengindikasikan adanya kecenderungan pelemahan pada pergerakan indeks sepanjang sesi perdagangan hari itu.
Menanggapi potensi koreksi pada pasar saham domestik tersebut, salah satu lembaga sekuritas memberikan panduan investasi bagi para pelaku pasar. Reliance Sekuritas secara spesifik merekomendasikan empat pilihan saham yang dianggap layak untuk diakumulasi oleh investor.
Empat saham yang direkomendasikan oleh Reliance Sekuritas ini dikategorikan sebagai saham pilihan (non-ranked), yang berarti rekomendasi ini diberikan berdasarkan analisis fundamental dan teknikal tanpa menempatkannya dalam peringkat prioritas tertentu. Rekomendasi ini bertujuan membantu investor mengamankan portofolio atau mencari peluang di tengah volatilitas pasar.
Analisis teknikal menunjukkan adanya sinyal peringatan dini mengenai potensi penurunan IHSG. Hal ini terlihat dari terbentuknya candle terakhir yang berbentuk black spinning top yang posisinya berada di bawah level rata-rata pergerakan harga lima hari (MA5) dan rata-rata pergerakan harga dua puluh hari (MA20).
Selain itu, indikator pergerakan rata-rata konvergensi divergensi (MACD) juga memberikan sinyal negatif bagi pergerakan indeks. Indikator ini terdeteksi mengalami fenomena dead cross, sebuah kondisi yang seringkali mendahului tren penurunan harga saham atau indeks.
Meskipun sentimen teknikal domestik menunjukkan potensi pelemahan, pergerakan IHSG hari itu juga dipengaruhi oleh perkembangan pasar global. Pasar saham Amerika Serikat, khususnya indeks S&P 500, mayoritas menunjukkan penguatan signifikan menjelang penutupan perdagangan sebelumnya.
Kekuatan Wall Street tersebut didorong oleh optimisme terkait laporan laba korporasi kuartal pertama tahun 2026. Diperkirakan, keuntungan bersih dari perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam S&P 500 akan mengalami peningkatan substansial, yaitu mencapai sekitar 27,8 persen.
Mengenai rekomendasi saham yang dikeluarkan oleh analis, Dikutip dari artikel yang dipublikasikan pada 25 Mei 2026, disebutkan bahwa "Reliance Sekuritas merekomendasikan 4 saham pilihan non-ranked yang layak untuk dibeli oleh para investor" di tengah proyeksi pelemahan IHSG.
Artikel mengenai rekomendasi saham ini pertama kali diterbitkan pada Senin, 25 Mei 2026, pukul 09:23 WIB oleh penulis bernama Dimas Pratama. Informasi ini kemudian diperbarui pada waktu yang sama di hari yang sama.