TREN.BISNISMARKET.COM - Apa yang terjadi?

Desa Tabarano di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, telah mengalami transformasi signifikan dari area yang rentan kebakaran menjadi kawasan agrowisata berbasis perkebunan nanas. Perubahan ini terjadi setelah lahan kritis seluas lima hektare berhasil direvitalisasi menjadi kebun yang subur.

Siapa yang terlibat dalam perubahan ini?

Perubahan ini merupakan hasil kolaborasi antara masyarakat Desa Tabarano, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, dan dukungan program pengembangan masyarakat (PPM) dari PT Vale Indonesia, Tbk. Warga desa, termasuk petani utama dan kelompok perempuan pengolah hasil, menjadi ujung tombak keberhasilan inisiatif ini.

Kapan transformasi ini dimulai dan bagaimana perkembangannya?

Kisah perubahan ini mulai terlihat sejak tahun 2022 ketika PT Vale Indonesia mulai memberikan pendampingan intensif, meskipun Kepala Desa sudah merintis upaya ini sebelumnya. Hingga tahun 2025, dana hibah yang disalurkan mencapai Rp600 juta, menghasilkan 25 ribu pohon nanas yang kini tumbuh subur di kawasan tersebut.

Di mana lokasi perubahan ini terjadi?

Inisiatif ini berpusat di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, dengan area percontohan utama berada di Gunung Tabor, sekitar 30 menit perjalanan dari blok Sorowako. Nama Wasuponda sendiri memiliki makna historis lokal, yakni "nanas di atas batu" (wosu dan ponda).

Mengapa perubahan ini penting bagi masyarakat?