TREN.BISNISMARKET.COM - CNBC Indonesia kembali menggelar forum investasi bergengsi, CNBC Investment Forum 2026, pada hari Rabu, 15 Juli 2026, di Jakarta. Acara ini menjadi wadah diskusi mendalam mengenai potensi dan hambatan dalam implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Fokus utama forum adalah bagaimana UU P2SK dapat secara efektif mentransformasi sektor keuangan Indonesia. Tujuannya adalah untuk menjadikan sektor ini sebagai motor penggerak utama perekonomian nasional di masa mendatang.

Dalam forum tersebut, Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Namun, ia menegaskan bahwa Indonesia tetap mampu menjadi episentrum pertumbuhan yang tangguh.

"Ketidakpastian global yang masih membayangi saat ini Indonesia masih menjadi episentrum pertumbuhan tangguh," ujar Sari Yuliati.

Menurut Sari Yuliati, ketangguhan ekonomi Indonesia ditopang oleh dua pilar utama. Pilar tersebut adalah kedisiplinan fiskal yang ketat dan kebijakan moneter yang berhati-hati.

Selain itu, reformasi struktural yang dijalankan melalui pengesahan Undang-Undang P2SK menjadi faktor krusial lainnya. UU ini dipandang sebagai langkah strategis pemerintah.

"Reformasi struktural melalui pengesahan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK)," lanjut Sari Yuliati.

UU P2SK merupakan wujud nyata komitmen negara untuk melakukan kalibrasi ulang terhadap mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini akan dilakukan melalui penguatan sektor pasar keuangan.

Lebih lanjut, undang-undang ini juga bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan bagi berbagai sektor. Sehingga, roda perekonomian dapat berputar lebih kencang.