TREN.BISNISMARKET.COM - VinFast Indonesia tampaknya tak main-main dalam menjajaki potensi pasar kendaraan listrik roda dua di Tanah Air. Setelah memperkenalkan tiga model motor listrik, perusahaan berencana untuk segera menambah lini produknya dengan empat model baru yang lebih beragam.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Yordan Satriadi, CEO VinFast Indonesia E-Motorcycle, yang menyatakan bahwa kehadiran model-model baru ini akan menambah pilihan bagi konsumen di berbagai segmen. "Kita akan menghadirkan juga tipe-tipe lain, harap ditunggu ya. Kita hadirkan sekarang baru tiga tipe, untuk berikutnya, nanti ditunggu undangannya lagi," ujar Yordan Satriadi.
Dalam strategi pemasarannya, VinFast mengklasifikasikan produknya ke dalam tiga segmen utama. Segmen middle saat ini diisi oleh model Evo dan Feliz II, sementara segmen upper middle diwakili oleh Viper.
Kini, perhatian VinFast tertuju pada segmen premium, di mana mereka berencana meluncurkan produk yang lebih canggih. Meskipun detail resminya belum diumumkan, bocoran siluet yang ditampilkan mengisyaratkan adanya model matic mid-size yang elegan.
Banyak pihak menduga siluet matic mid-size tersebut memiliki kemiripan dengan model Vero X yang telah diluncurkan di Vietnam. Namun, VinFast masih menutup rapat kemungkinan tersebut, "Ini masih sebatas dugaan dan model yang sebenarnya bisa saja berbeda," jelas perwakilan VinFast.
Lebih menarik lagi, VinFast juga membocorkan siluet sebuah maxi scooter dengan desain bongsor dan tebeng depan yang tinggi, lengkap dengan visor kecil. Model ini diprediksi akan menjadi penantang baru di segmen maxi scooter listrik di Indonesia.
Beberapa media di Vietnam sendiri telah mengabarkan bahwa VinFast tengah mempersiapkan produk maxi scooter tersebut dengan nama VinFast Rasad. Kehadiran model premium ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pasar akan kendaraan listrik yang lebih bertenaga dan berfitur lengkap.
Keputusan VinFast untuk serius menggarap pasar Indonesia bukannya tanpa alasan kuat. "Di Indonesia, seperti yang bapak-ibu tahu, bahwa marketnya besar. Setahun market-nya lebih dari 6 juta. Ini sesuatu yang menarik untuk bisnis roda dua di Indonesia," tambah Yordan Satriadi, menekankan potensi besar pasar otomotif Tanah Air.
Saat ini, VinFast masih mengimpor motor listriknya dalam status completely built-up (CBU). Namun, ambisi perusahaan tidak berhenti di situ, terbukti dengan rencana besar untuk mendirikan fasilitas perakitan lokal di Subang, Jawa Barat, yang dijadwalkan mulai beroperasi tahun depan.