TREN.BISNISMARKET.COM - Inovasi terbaru WhatsApp mulai merambah pasar Indonesia dengan hadirnya layanan premium yang dikenal sebagai WhatsApp Plus. Pelanggan kini dapat mengakses serangkaian fitur tambahan yang tidak tersedia pada versi standar aplikasi pesan instan tersebut.
Ketersediaan layanan ini dapat diverifikasi langsung oleh pengguna melalui menu Pengaturan di dalam aplikasi WhatsApp. Saat mengakses bagian tersebut, pengguna akan disambut dengan penawaran resmi untuk berlangganan layanan premium ini.
Salah satu daya tarik utama dari penawaran ini adalah adanya masa percobaan gratis selama satu bulan penuh bagi pengguna baru yang ingin menjajal fitur-fitur eksklusif WhatsApp Plus.
Untuk biaya berlangganan bulanan, WhatsApp menetapkan tarif sebesar Rp 13.900 per bulan bagi pengguna di Indonesia. Harga ini menjadi gerbang untuk membuka berbagai peningkatan fungsionalitas aplikasi.
WhatsApp turut merinci berbagai fitur premium yang akan didapatkan oleh pelanggan yang memutuskan untuk berlangganan layanan ini. Keunggulan ini mencakup stiker eksklusif dan peningkatan kemampuan kustomisasi.
Fitur lain yang ditawarkan termasuk kemampuan untuk mengubah tema aplikasi sesuai selera pengguna, mendapatkan nada dering eksklusif, serta peningkatan pada daftar obrolan. Selain itu, pengguna juga akan mendapatkan opsi untuk menyematkan (pin) lebih banyak chat.
Mengenai syarat untuk berlangganan, WhatsApp telah menjelaskannya secara rinci melalui laman Pusat Bantuan mereka. "Syarat untuk bisa berlangganan adalah memiliki nomor ponsel tempat negara WhatsApp Plus tersedia dan akun aktif," demikian dijelaskan.
Lebih lanjut, layanan langganan ini bersifat terikat pada satu akun saja, memastikan bahwa fitur premium hanya dapat dinikmati oleh akun yang melakukan pembayaran. "Langganan hanya bisa dilakukan satu akun WhatsApp saja," tegas WhatsApp dalam penjelasannya.
Proses perpanjangan langganan akan berjalan secara otomatis setiap bulan, mengikuti tanggal pembelian awal pengguna. Namun, pengguna tetap memiliki kendali penuh untuk menghentikan layanan kapan saja mereka inginkan.