TREN.BISNISMARKET.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan pekan lalu, pada Jumat (24/7/2026), dengan mencatatkan penguatan sebesar 0,34%. Posisi penutupan berada di angka 6.196, menunjukkan sentimen positif di pasar modal Indonesia.

Pergerakan IHSG pada penutupan pekan lalu menunjukkan volatilitas yang cukup dinamis. Indeks nyaris menyentuh level tertingginya di 6.454, namun sempat terkoreksi hingga menyentuh titik terendah di 6.159 pada sesi perdagangan siang hari.

Sektor-sektor yang menjadi penopang utama penguatan IHSG adalah saham properti, saham energi, dan saham perindustrian. Ketiga sektor ini menunjukkan performa impresif dengan kenaikan signifikan selama sepekan perdagangan terakhir.

Saham-saham di sektor properti melesat 6,55%, sementara sektor energi mencatatkan penguatan 4,99%. Tidak ketinggalan, sektor perindustrian juga menunjukkan performa positif dengan kenaikan sebesar 3,01%.

Volume perdagangan sepanjang pekan lalu didominasi oleh tren pembelian yang kuat. Tercatat sebanyak 234,32 miliar saham diperdagangkan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp98,97 triliun.

Frekuensi transaksi jual beli saham juga terpantau tinggi, mencapai 13,51 juta kali. Hal ini mengindikasikan tingginya aktivitas investor dalam memanfaatkan peluang di pasar saham.

Keberhasilan IHSG ditutup di zona hijau memberikan sinyal positif bagi investor. Hal ini membuat deretan saham potensial dan pilihan menjadi semakin menarik untuk dicermati.

Saham-saham yang menunjukkan tren penguatan (uptrend) dan momentum positif (bullish) diprediksi akan menjadi fokus utama rekomendasi saham pada perdagangan Senin, 27 Juli 2026.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, pergerakan positif IHSG ini menjadi landasan bagi investor untuk mengeksplorasi peluang investasi lebih lanjut di awal pekan.