TREN.BISNISMARKET.COM - Perusahaan teknologi Anthropic baru-baru ini mengumumkan ketersediaan publik model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, yakni Claude Fable 5. Model ini merupakan evolusi langsung dari Mythos, sebuah versi pratinjau yang sebelumnya sempat menimbulkan banyak perbincangan publik karena potensi risiko keamanan siber yang dimilikinya.
Model Fable 5 ini diklaim oleh Anthropic memiliki peningkatan signifikan dalam hal kinerja, terutama pada area rekayasa perangkat lunak dan kemampuan analitik yang lebih mendalam. Hal ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah yang besar bagi pengguna profesional di berbagai industri.
Salah satu fokus utama dalam pengembangan Fable 5 adalah penguatan aspek keamanan dan kepatuhan terhadap pedoman penggunaan. Anthropic telah melakukan serangkaian pengujian ekstensif untuk memastikan pengguna tidak dapat memanipulasi model tersebut untuk melakukan tindakan yang dilarang atau melanggar etika.
Dianne Penn, Kepala Manajemen Produk, Penelitian, dan Laboratorium Anthropic, memberikan contoh spesifik mengenai mekanisme penolakan model tersebut terhadap permintaan berbahaya. "Misalnya, saya seorang mahasiswa yang meminta model untuk membantu menemukan kerentanan siber pada paket atau kode X. Model akan menolak dan Fable 5 kembali menggunakan Opus 4.8 untuk mendapatkan respons," dikutip dari Reuters, Rabu (10/6/2026).
Meskipun memiliki kapabilitas yang lebih canggih, Fable 5 diposisikan sebagai model yang lebih mahal secara nominal dibandingkan pendahulunya. Namun, Anthropic meyakinkan bahwa efisiensi operasionalnya akan menekan biaya jangka panjang.
Berdasarkan umpan balik awal dari pelanggan, model baru ini diklaim dapat mengurangi jumlah token yang dibutuhkan saat menyelesaikan tugas-tugas tertentu. Hal ini secara otomatis diprediksi akan menghasilkan penurunan biaya keseluruhan per tugas yang diselesaikan oleh pengguna.
Terkait struktur biaya, kedua model tersebut akan dibanderol dengan harga yang sama untuk layanan input dan output. Harga yang ditetapkan adalah US$10 per juta token input dan US$50 per juta token output untuk Fable 5.
Sebelumnya, model dalam tahap pratinjau, Mythos, telah menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam mengidentifikasi celah keamanan perangkat lunak. Hal ini menarik perhatian lembaga keuangan besar di Wall Street yang menggunakannya untuk menguji kerentanan sistem mereka.
Beberapa bank besar yang mendapatkan akses awal ke Mythos dikabarkan berhasil mengidentifikasi potensi kerentanan mulai dari risiko rendah hingga risiko tinggi dalam infrastruktur mereka. Setelah pengujian awal, akses kemudian diberikan kepada lembaga-lembaga lainnya.